Aceh Raih Dua Perak dari Cabang Renang di Olimpiade Olahraga Siswa

Yanda Hardiansyah

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Kontingen Aceh, Yanda Hardiansyah, meraih dua medali perak dalam Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) untuk cabang renang kategori 50 dan 100 meter gaya punggung putra yang berlangsung di kolam renang Batalyon Infanteri Raider 112/Dharma Jaya, Aceh Besar, Rabu (28/8/2019).

Yanda Hardiansyah usai menerima dua medali perak mengatakan, sangat senang dan bangga, meskipun awalnya menargetkan juara umum dalam ajang O2SN pada cabang olahraga renang tersebut. Ia berharap ke depan prestasinya akan ditingkatkan lagi.

“Sejak awal saya targetkan mendapat medali emas untuk mengharumkan nama baik Aceh, dan lomba kali ini merupakan prestasi yang paling tinggi mendapatkan juara tingkat nasional,” katanya.

Saat lomba berlangsung awalnya ia bersaing dengan kontingen dari DKI Jakarta dan saingan terberat dari kontingen Sumatera Barat dan Jawa Timur.

“Harapannya ke depan bisa ikut serta lagi dalam setiap event olahraga renang, di tingkat lokal bahkan nasional, paling tidak bisa jumpa dengan teman-teman baru,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Syaridin usai menyerahkan medali kepada juara mengatakan, targetnya para atlet Aceh bisa mendapatkan emas dalam setiap cabang olahraga yang diperlombakan dalam ajang O2SN tersebut, namun yang baru didapatkan pada cabang renang yaitu medali perak, kalau cabang yang lain belum ada informasi.

“Perolehan medali untuk Aceh yang sudah diserahkan baru dua, yaitu medali perak, harapannya di cabor yang lain masih ada medali, namun belum bisa disampaikan karena belum melihat hasil yang diumumkan,” kata Syaridin.

Menurutnya, untuk cabang olah raga yang diunggulkan dalam ajang O2SN tersebut termasuk cabang renang, yang ditargetkan akan mendapatkan medali emas.

“Kita mengharapkan terutama di tingkat SMK ada yang berhasil meraih medali emas di cabang olahraga renang, tapi hanya mendapatkan perak, untuk cabang olahraga lain belum saya terima informasinya,” katanya.

Ia katakan, kegiatan O2SN berjalan lancar tanpa ada kendala, termasuk kesehatan atlet tidak ada laporan yang bermasalah.

“Sejauh ini kegiatan berjalan lancar, tidak ada kendala apa pun, dan para atlet belum ada laporan yang cidera untuk hari ini, kemarin ada satu siswa yang terkilir di cabor karate, tapi sudah ditangani,” jelasnya.

Untuk perolehan medali, Aceh selaku tuan rumah baru mendapatkan medali perak, sementara cabor yang lain belum diumumkan sehingga belum bisa dipastikan tuan rumah berapa medali yang didapatkan.

“Saya pikir pada ajang O2SN ini yang hadir dari 34 provinsi, itu adalah siswa terbaik, berdasarkan seleksi yang ketat, sementara yang berhasil mendapatkan emas perak dan perunggu merupakan yang terbaik di antara 34 kontingen,” katanya.

Dalam O2SN yang berlangsung sejak 25-31 Agustus 2019 tersebut, ada lima cabang olahraga yang dipertandingkan, yaitu cabang karate, cabang pancak sikat, cabang atletik, cabang bulu tangkis, dan cabang renang. Dari masing-masing provinsi pada tiap cabang olahraga tersebut mengirimkan dua atlet putra dan putri terbaik dalam cabang karate, pancak silat dan atletik, sementara untuk cabang bulu tangkis dan renang dikirim satu atlet putra dan putri terbaik yang telah diseleksi secara ketat.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK