Pengusaha Abdya Sambut Baik Kerja Sama ISMI-Pemkab Abdya

Elizar Lizam

ACEHTREND.COM, Blangpidie – Pengusaha Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Elizar Lizam menyambut baik upaya Bupati Akmal Ibrahim yang terus mengajak pengusaha nasional dan meyakinkan pemerintah pusat dalam mewujudkan Teluk Surin sebagai pusat ekonomi baru dan pusat Kawasan Ekonmi Khusus (KEK) di pantai barat selatan Aceh.

Ia meminta Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) mampu menerjemahkan apa saja yang dibutuhkan dalam program pengembangan ekonomi tersebut.

“Pak Bupati sudah ‘tancap gas’ untuk mendorong pengusaha pusat dan pemerintah agar KEK terwujud di Teluk Surin, maka para SKPK Abdya harus mampu menerjemahkan apa yang dibutuhkan untuk program ini,” ungkap Elizar Lizam kepada awak media, Jumat (30/8/2019).

Mantan wakil ketua DPRK Abdya periode 2009-2014 tersebut mengatakan, pelaku usaha di Abdya menyambut baik MoU antara pemerintah daerah dengan Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) sebagai starting point pembangunan ekonomi pantai barat-selatan Aceh.

“Dengan telah terjalinnya nota kesepahaman itu tentu dapat mendorong pemerintah pusat untuk menetapkan Abdya sebagai pusat KEK Barat Selatan, apalagi ISMI itu tempat berkumpulnya pengusaha-pengusaha andal di Indonesia,” ujar mantan pengurus Kadin Abdya tersebut.

Elizar menyebutkan, jika pemerintah daerah menyambut ISMI dengan menggunakan karpet merah, maka dunia usaha Abdya akan menyambut mereka dengan tepung tawar yang merupakan adat “pemulia jamee”.

“KEK Barat Selatan ini belum tentu terwujud dalam waktu dekat, karena butuh waktu agak sedikit lama membangun infrastrukturnya, sambil dunia usaha juga mempersiapkan komoditi apa saja yang akan diekspor dari Teluk Surin nantinya,” paparnya.

Elizar berharap agar SKPK terkait terus berpacu mengajak petani dan pekebun dalam meningkatkan hasil pertanian dan perkebunan dengan cara menambahkan luas lahan di Kabupaten Abdya.

“Hasil pertanian, perkebunan seperti kopi, jengkol, jernang, pinang, pala, dan komoditi lainnya sudah bisa dimulai penanamannya sehingga ketika infrastruktur Surin siap terbangun, hasil perkebunan dan pertanian sudah mulai menghasilkan,” pungkas Elizar Lizam.[]

Editor : Ihan Nurdin   

KOMENTAR FACEBOOK