PWI Akan Kawal Kasus Asnawi Luwi

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Aceh menyatakan komitmennya dalam mengawal kasus teror terhadap wartawan yang dialami oleh Asnawi Luwi, wartawan Harian Serambi Indonesia di wilayah Kabupaten Aceh Tenggara.

Hal itu disampaikan Ketua PWI Provinsi Aceh, Tarmilin Usman dalam pertemuan pengurus dan anggota PWI Aceh dengan Asnawi Luwi di Bin Ahmad Coffee Banda Aceh, Jumat (30/8/2019).

“Asnawi Luwi ini merupakan anggota PWI Aceh Cabang Aceh Tenggara. Kita akan mengawal kasus ini sehingga tidak berlalu begitu saja, pelaku teror terhadap Asnawi harus diusut oleh pihak kepolisian,” ujar Tarmilin Usman.


PWI Aceh sendiri kata Tarmilin, secara khusus telah meminta polisi untuk mengungkap kasus pembakaran rumah Asnawi Luwi di Kutacane, Aceh Tenggara oleh OTK pada Selasa (30/7/2019).

Tarmilin mengatakan, bila kasus yang dialami Asnawi ini dibiarkan berlarut-larut dan tidak mendapatkan penyelesaian hukum, bisa berdampak tidak baik bagi indeks kebebasan pers di Aceh. Ia juga berharap seluruh elemen wartawan bisa bersama-sama mengadvokasi kasus tersebut. Apalagi katanya, setelah kasus Asnawi, juga muncul kasus ancaman terhadap wartawan lain di Aceh Tamiang.

Pertemuan ini selain untuk memberikan dukungan moral terhadap Asnawi Luwi, juga untuk menentukan langkah apa yang akan dilakukan PWI selanjutnya dalam mengupayakan keadilan hukum bagi Asnawi.

Dukungan moral juga diberikan langsung oleh PWI Pusat yang diwakili oleh HT Anwar Ibrahim kepada Asnawi Luwi yang hadir dalam pertemuan tersebut.

Sementara itu, Asnawi Luwi yang merasa kasus ini jalan di tempat merasa kecewa. Ia berharap kasus ini bisa diusut secara tuntas oleh pihak kepolisian untuk memberikan keadilan bagi dirinya.

Selain Tarmilin Usman dan HT Anwar Ibrahim, pertemuan itu dihadiri oleh Imran Joni (Rakyat Aceh), Iranda Novandi (Harian Analisa), Muhammad Zairin (Waspada), Muhajir Juli dan Ihan Nurdin (aceHTrend), AK Jailani (Aceh Image).[]

KOMENTAR FACEBOOK