Unsyiah Juara 3 Kompetisi Debat MPR-RI 2019

ACEHTREND.COM, Jakarta – Tim Debat Konstitusi Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) berhasil meraih juara 3 dan terpilih sebagai pembicara terbaik dalam Kompetisi Debat Konstitusi Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Tahun 2019.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu, 28 Agustus 2019 lalu.

Tim Debat Unsyiah terdiri atas Sultan Rizky Muhammad, Rini Maisari, dan Raudhatul Jannah di bawah bimbingan M. Zuhri, S.H., M.H., Ketua bagian Hukum Tata Negara Fakultas Hukum Unsyiah. 

Kompetisi debat kali ini diikuti oleh 20 tim se-Indonesia, tentunya yang telah melalui proses seleksi pada tingkat regional.

M. Zuhri mengatakan, khusus untuk Tim Fakultas Hukum Unsyiah mengikuti kompetisi tanpa melalui seleksi daerah, karena pada kompetisi sebelumnya, Debat MPR-RI 2018 berhasil menyandang Juara 1.

“Alhamdulillah Unsyiah tahun ini berhasil keluar sebagai juara 3 tingkat nasional dan terpilih sebagai pembicara terbaik atas nama Raudhatul Jannah,” ungkap M. Zuhri melalui siaran pers yang diterima aceHTrend.

Lebih lanjut M. Zuhri mengatakan, Tim Unsyiah lolos ke babak semifinal setelah melewati babak penyisihan grup dan babak perempat final. Pada penyisihan grup tim Unsyiah berhasil mengalahkan Unhas, UIN Sunan Kalijaga, Uin Sunan Gunung Jati, dan Universitas Tanjung Pura. 

Pada babak perempat final tim Unsyiah sukses menyingkirkan tim debat UNS, Universitas Nusa Cendana dan Universitas Mulawarman. Sehingga Tim Unsyiah lolos ke semifinal dan berhadapan dengan Unand. 

“Langkah Tim Unsyiah untuk melaju ke babak final terhenti setelah dikalahkan oleh Unand. Sehingga Unsyiah berhak mengikuti perebutan juara 3. Pada babak tersebut Unsyiah berhadapan dengan Unmul dan berhasil dimenangkan oleh Tim Unsyiah,” pungkas M. Zuhri.

M. Zuhri mengatakan, prestasi yang sangat membanggakan diraih oleh Raudhatul Jannah berdasarkan keputusan Dewan Juri terpilih sebagai pembicara terbaik dan berhak memperoleh piala dan uang pembinaan.

Dewan Juri dari kompetisi debat ini terdiri atas pakar Hukum Tata Negara dan Anggota Badan Pengkajian MPR RI.

M. Zuhri selaku pembimbing tim mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh civitas akademika Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala yang telah berkontribusi selama proses persiapan kompetisi ini. Teristimewa kepada Dekan Fakultas Hukum Unsyiah Prof.Dr. Ilyas Ismail. S.H. M.Hum, beserta jajaran pimpinan.[]