Belasan Guru di Lhokseumawe Terima Penghargaan di Hardikda

ACEHTREND.COM, Lhokseumawe – Sebelas guru dan seorang pengawas sekolah di Kota Lhokseumawe menerima piagam penghargaan dari Pemerintah Kota Lhokseumawe bertepatan dengan Hari Pendidikan Daerah. Penyerahan dilakukan oleh Sekda Miswar, mewakili Wali Kota Lhokseumawe dalam upacara yang berlangsung di halaman Kantor Wali Kota Lhokseumawe, Senin (2/9/2019).

Piagam tersebut diberikan sebagai apresiasi karena mereka telah menerbitkan buku dan dinilai telah berupaya keras memajukan dunia pendidikan khususnya di Kota Lhokseumawe. Guru penulis tersebut, selain mengajar dan mendidik di kelas juga telah berinovasi secara kreatif mengajar langsung kepada siswa bagaimana sebenarnya menulis buku itu.

Buku-buku yang ditulis tersebut merupakan hasil pelatihan menulis Satu Guru Satu Buku (Sagusaku) beberapa bulan lalu yang diselenggarakan oleh Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kota Lhokseumawe bekerja sama dengan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Lhokseumawe.

Ketua IGI Lhokseumawe, Jon Darmawan mengucapkan terima kasih kepada Wali Lota Lhokseumawe yang telah memberikan penghargaan kepada guru anggota IGI penulis buku.

“Semoga penghargaan ini semakin memotivasi guru untuk terus berkarya sehingga literasi di Lhokseumawe semakin berkembang,” ungkap Jon Darmawan.

Berikut nama-nama guru yang mendapat piagam penghargaan Hardikda tahun 2019:

  1. Lina Fajri, SMAN 1 Lhokseumawe: Terampil Berwirausaha.
  2. Mukhlis Puna, SMAN 1 Lhokseumawe: Sastra, Pendidikan, dan Budaya dalam Esai.
  3. Hamdani Mulya, SMAN 1 Lhokseumawe: Pengantin Surga.
  4. Didi Pianda, SMKN 6 Lhokseumawe: Kinerja Guru (Kopetensi Guru, Motivasi Kerja dan Kepemimpinan Kepala Sekolah).
  5. Jon Darmawan, SMKN 7 Lhokseumawe: Praktikum Fisika Berbasis Inkuiri.
  6. Yusridawati, SMPN 12 Lhokseumawe: Di Balik Pagar SMP Pelita Hati.
  7. Rukiah, SMPN 13 Blang Mangat: Materi Pembelajaran Kurikulum 2013 Muatan IPA untuk Kelas 5 SD.
  8. Siti Aminah SDN 21 Banda Sakti: Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah.
  9. Rahmiati, SMKN 2 Lhokseumawe: Strategi dan Implementasi Pembelajaran Matematika di Depan Kelas.
  10. Suryani, SMKN 3 Lhokseumawe: Matematika Kelompok Umum Kelas X untuk SMA/SMK.
  11. Syamsiah Ismail, Pengawas Sekolah di Disdikbud Kota Lhokseumaw: Warung Hati.
  12. Almarhum Sabaruddin, SMAN 5 Lhokseumawe: Berani Hidup Tak Takut Mati.

Sabaruddin meninggal dunia pada 31 Agustus 2019 di sebuah rumah sakit di Bireuen. Piagam penghargaan atas nama Sabaruddin diterima oleh anaknya, Abdullah Azzam sebagai ahli waris.

Hamdani Mulya, salah seorang guru yang menerima penghargaan tersebut mengatakan, penghargaan ini semakin menambah semangat dan memacu mereka untuk berkarya di bidang tulis-menulis. Ia mengucapkan selamat kepada para koleganya yang hari ini menerima penghargaan tersebut.

“Penulis menduduki posisi terhormat di atas mimbar pendidikan, guru yang penulis mewariskan dua ilmu kepada muridnya, melalui mengajar di kelas dan mewariskan ilmu dalam bentuk buku, penulis selalu diingat dalam kenangan wajah zaman, menulis adalah berjuang untuk pendidikan,” ujarnya.[]

KOMENTAR FACEBOOK