PKS Minta Retribusi IMB Rumah Korban Tsunami dan Duafa Diputihkan

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Fraksi PKS DPRK Banda Aceh mendorong wali kota untuk memutihkan retribusi IMB bagi rumah bantuan korban tsunami dan juga rumah duafa yang selama ini dibangun oleh pemerintah tapi tidak disertakan izin IMB-nya.

Fraksi PKS DPRK Banda Aceh menilai jika retribusi tersebut tetap dibebankan kepada mereka, maka akan sangat memberatkan.

“Usulan ini sudah kita sampaikan dalam rapat-rapat pembahasan qanun, semoga dapat segera direalisasikan,” ujar Juru Bicara Fraksi PKS DPRK Banda Aceh, Zulfikar, saat menyampaikan pendapat akhir Fraksi PKS DPRK Banda Aceh terhadap Rancangan Qanun Retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di DPRK setempat, Senin (02/09).

Zulfikar menjelaskan dalam draf Rancangan Qanun Retribusi IMB pasal 29 ayat (1) berbunyi “Terhadap bangunan-bangunan yang telah ada dan belum memiliki izin mendirikan bangunan sebelum berlakunya qanun ini diberikan keringanan sebesar 50% dari retribusi terutang”.

“Jadi bagi kami, khusus untuk rumah korban tsunami dan rumah kaum duafa agar jangan dikutip sama sekali, atau diputihkan saja sebagai wujud komitmen kita untuk meringankan beban mereka,” tambah Zulfikar.

Pada kesempatan itu Zulfikar juga menyampaikan dukungan penuh terhadap penertiban dan penegakan hukum bagi pelanggar IMB. Pihaknya mengingatkan kepada para pihak yang ingin mendirikan bangunan agar mengurus izin terlebih dahulu sebelum membangun, bukan justru sebaliknya.

“Sebagai salah satu bentuk komitmen Pemko Banda Aceh adalah dengan memastikan bahwa seluruh bangunan-bangunan yang dibangun menggunakan APBK untuk mematuhi regulasi yang ada sehingga menjadi contoh bagi khalayak,” lanjutnya.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK