Sekda Aceh Berikan Pembekalan Pada 1.413 Pejabat Struktural

Banda Aceh — Setelah dilantik sebagai Sekda Aceh, Taqwallah menggelar pembekalan massal terhadap pejabat struktural baik lama maupun yang baru dilantik.

Untuk gelombang pertama, di bawah koordinasi Asisten I, hari ini, Selasa (3/9/2019) mulai pukul 14.00 WIB, pesertanya 699 orang. Gelombang kedua di bawah koordinasi Asisten II, pukul 16.30 WIB pesertanya 714 orang.

Pembekalan terhadap 1.413 pejabat di lingkungan Pemerintah Aceh itu merupakan instruksi Plt Gubernur Aceh yang disampaikan saat pelantikan 547 pejabat struktural.

“Saya minta Sekda Aceh untuk memimpin langsung pembekalan ini,” kata Plt Gubernur Aceh.

Taqwallah mengatakan tujuan dari pembekalan adalah untuk membangun kerja sama antarlintas mitra, diawali kolobrasi satu jabatan dengan lainnya sehingga tim kerja kompak dan solid.

Selain itu, juga untuk memastikan tahu apa dan target capaian serta waktu pelaksanaan, memahami ketersedian dan kemampuan sumber daya (5 M), memahami SOP dan format yang akan digunakan.

“Semuanya akan dituangkan dalam panduan kerja per jabatan skutural,” kata Taqwallah.

Pembekalan yang dipandu langsung oleh Sekda Aceh di Aula Anjong Mon Nata, 3 September 2019 ini juga untuk memahami dinamika organisasi masing-masing.

D iawal pembekalan, Taqwallah mengajak ASN untuk menerapkan semangat memudahkan hidup orang lain agar citra ASN-PNS kembali pulih.

“Sekarang, citra ASN-PNS sudah buruk, jadi tugas saya mengembalikan citra ASN-PNS agar kembali baik. Untuk itu mari kita memudahkan hidup orang lain,” kata Taqwallah di awal arahannya seraya mengajak untuk menyamakan gerak agar bisa bekerja dengan lebih cepat dan tetap legal.

Selanjutnya, 4–10 September 2019 dipandu oleh atasan langsung masing di SKPA.

Ditambahkan, untuk pendalaman dan prentasi juga disediakan Buku Kerja per jabatan strukural, 11-14 Sep 2019 yang juga dipandu langsung Sekda Aceh.

“Diharapkan 15 September 2019 semua sudah berjalan dalam fase uji coba sampai dengan 30 September 2019,” tutup Sekda Aceh.[] (adv)

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK