Aceh Butuh Banyak Tenaga kerja Terampil

Disampaikan Saat Pembukaan LKS SMK di Bireuen

ACEHTREND.COM,Bireuen-Plt Gubernur Aceh Ir. Nova Iriansyah, yang diwakili oleh Bupati Bireuen H. Saifannur, S.Sos., membuka Lomba Keterampilan Siswa (LKS) SMK se-Aceh, yang digelar di Kabupaten Bireuen. Dalam sambutannya, Plt Gubernur mengatakan siswa SMK di Aceh ke depan harus disiapkan untuk menyongsong revolusi industri 4.0. Saat ini Aceh membutuhkan banyak tenaga kerja terampil.

Pada acara pembukaan yang digelar di halaman Meuligoe Bupati Bireuen, Sabtu (7/9/2019) malam, di bawah guyuran hujan lebat, ke depan Pemerintah Aceh akan melengkapkan semua fasilitas SMK di Aceh, sebagai wujud nyata menghadirkan kenyamanan belajar serta menyongsong perkembangan baru industri dunia.

Pemahaman siswa SMK tentang revolusi industri 4.0 mutlak harus ditingkatkan. Mengingat semua aktivitas usaha saat ini sudah menggunakan teknologi yang terkoneksi dengan internet.

“Para siswa SMK harus siap menghadapi era ini dengan memperdalam pengetahuannya di bidang teknologi informasi. Kompetensi semacam ini (LKS-red) merupakan salah satu wujud nyata mendukung peningkatan daya saing siswa SMK,” ujar Nova yang dibaca kembali oleh Saifannur.

Nova melanjutkan, pembangunan sektor pendidikan merupakan cara paling efektif dalam mendapatkan sumber daya manusia yang handal. Salah satu jenis pendidikan yang ideal untuk melahirkan SDM terampil itu adalah melalui pendidikan kejuruan dengan kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan kerja. Begitu pentingnya pendidikan kejuruan ini, sehingga Presiden mengeluarkan Instruksi Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan dalam rangka meningkatkan dan mengembangkan kualitas dan daya saing sumber daya manusia.

“Instruksi itu tentu sejalan dengan kondisi Aceh yang saat ini sangat membutuhkan banyak tenaga terampil di berbagai sektor usaha. Apalagi saat ini Pemerintah Aceh sedang berupaya menyiapkan proyek besar di bidang energi dan pengembangan kawasan ekonomi khusus. Tentu ke depan, akan dibutuhkan banyak tenaga kerja terampil,” ujar Nova.

Oleh sebab itu, Pemerintah Aceh terus berusaha meningkatkan kualitas pendidikan melalui program Aceh Carong, Aceh Meuadab dan Aceh Teuga. Aceh Carong menekankan pada kemampuan daya saing dan kualitas pendidikan, Acèh Meuadab fokus pada upaya memperkuat nilai-nilai keislaman di kalangan anak-anak muda Aceh, sedangkan Acèh Teuga fokus kepada penguatan prestasi olahraga khususnya generasi muda.

“Salah satu upaya untuk menjalankan program itu adalah semangat kita untuk menjalankan Instruksi Presiden dengan mengembangkan SMK di Aceh. Untuk itu, kita membutuhkan dukungan dari semua stakholder untuk menjalankan misi tersebut. Semua dukungan itu kita harapkan dapat meningkatkan kualitas SMK di Aceh sehingga mampu menghasilkan alumni-alumni yang berkualitas.”

KOMENTAR FACEBOOK