Tati Meutia Asmara Ditunjuk sebagai Ketua Sementara DPRK Banda Aceh

Tati Meutia Asmara @aceHTrend/Hendra Keumala

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Politisi PKS Tati Meutia Asmara ditunjuk sebagai ketua sementara DPRK banda Aceh usai pelantikan kemarin. Pada kesempatan itu Tati meminta dukungan pada semua pihak dalam memimpin lembaga tersebut.

Tati mengaku menyadari sepenuhnya, bahwa amanah yang telah terima ini memiliki konsekuensi dan tanggung jawab yang sangat besar, baik itu pertanggungjawaban kepada Tuhan maupun pertanggungjawaban kepada masyarakat yang diwakilinya.

Di samping itu tugas-tugas yang diemban selaku representasi perwakilan rakyat dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah juga dinilai sangat berat. Karena itu, ia sangat mengharapkan dukungan dan partisipasi semua pihak, baik dari kalangan masyarakat, maupun dari unsur pemerintah.

“Dalam hal ini wali kota beserta jajarannya, TNI, Polri, instansi vertikal, kalangan pelaku dunia usaha, unsur pers atau media, para teungku dan alim ulama, serta tokoh masyarakat lainnya,” kata Tati saat memimpin rapat perdananya usai dilantik di Gedung DPRK Banda Aceh, Rabu (11/09/2019).

Pada kesempatan itu Tati juga berharap terciptanya hubungan kerja sama yang baik dan harmonis dengan pemerintah kota. Menurutnya sebagai sesama unsur penyelenggara pemerintahan daerah, pemerintah kota adalah mitra kerja DPRK dalam penyelenggaraan pemerintahan. Begitu juga dalam membuat dan menetapkan kebijakan-kibijakan daerah, sesuai dengan tugas, fungsi dan kewenangannya masing-masing.

“Legislatif dan pemerintah kota secara kelembagaan wajib membangun dan memelihara hubungan kerja sama yang harmonis, dan saling mendukung guna mencapai tujuan yang telah ditetapkan bersama,” ujarnya.

Dia menambahkan, dengan adanya hubungan yang harmonis dan sinergis tersebut, diharapkan semua program dan kegiatan yang berpihak kepada masyarakat, dapat berjalan dengan lebih baik lagi menuju kehidupan dan penghidupan masyarakat kota Banda Aceh yang lebih makmur dan sejahtera hendaknya.

Tati juga mengajak anggota dewan baru dilantik untuk membangun komitmen yang positif, serta menjalin hubungan yang baik dan harmonis, guna menumbuhkan tekad untuk bekerja sama dan sama-sama bekerja, demi terlaksananya amanah dan aspirasi masyarakat Kota Banda Aceh.

Setelah pelaksanaan prosesi pelantikan ini berlangsung, di depan mata sudah dihadapkan pada tugas-tugas penting dan berat. Apalagi pada awal bulan pertama masa jabatan keanggotaan DPRK.

“Kita akan memasuki agenda-agenda yang relatif cukup padat dan membutuhkan konsentrasi kita bersama. Antara lain kita harus segera memfasilitasi pembentukan fraksi, dan memfasilitasi penyusunan rancangan peraturan tata tertib DPRK, serta memproses penetapan pimpinan definif,” tutur Tati.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK