PT Mifa dan PLTU Diminta Tak Buang Badan Soal Pencemaran Batu Bara

Abusamah bersama sejumlah pemuda di Kecamatan Meureubo @aceHTrend/Sudirman Z

ACEHTREND.COM, Meulaboh – Koordinator Forum Pemuda Meurebo Raya, Abusamah Ahmad, meminta perusahaan PT Mifa Bersaudara dan PLTU Nagan Raya bertanggung jawab atas pencemaran batu bara di sepanjang pantai di Gampong Peunaga Rayek dan Peunaga Pasie, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat.

Menurut Abusamah, pencemaran Lingkungan di sepanjang pantai tersebut kondisinya sangat memprihatinkan. Berdampak buruk terhadap aktivitas masyarakat, nelayan, serta objek wisata, di wilayah itu. Sebab tumpahan batu bara sangat banyak sehingga menyebabkan pantai menjadi kotor dan tercemar.

“Peristiwa tercemarnya pantai di Kecamatan Meureubo ini hanya ada semenjak perusahaan tambang PT Mifa Bersaudara dan PLTU Nagan Raya beroperasi. Hanya dua perusahaan yang selama ini yang berhubungan dengan batu bara. Tidak ada yang lain. Maka jangan seolah-olah buang badan terhadap masalah ini,” kata Abusamah, Rabu sore (11/9/2019). 

Oleh karena itu, kata Abusamah atas nama Forum Pemuda Meureubo Raya dan masyarakat, pihaknya berharap kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Barat mengambil tindakan tegas. Pencemaran lingkungan ini akan merusak ekosistem hayati laut dan kerusakan lingkungan semakin parah.

“Kami memohon bantuan kepada semua pihak, juga termasuk kepada Walhi Aceh, untuk dapat membantu kami turun ke lokasi. Masalah ini sangat merugikan masyarakat terkait dampak lingkungan dari aktivitas perusahaan,” harap Abusamah, didampingi sejumlah tokoh pemuda Kecamatan Meureubo.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK