Berkas Perkara Pelecehan Seksual Santri Pesantren AN Siap Disidangkan

Oknum guru dan pemimpin pesantren AN di Mapolres Lhokseumawe, Kamis, 11 Juli 2019. @aceHTrend/Mulyadi Pasee

ACEHTREND.COM, Lhokseumawe – Kejaksaan Negeri (Kejari) Lhokseumawe menyatakan berkas perkara tersangka mantan pimpinan lembaga pendidikan AL (46) dan guru (MY) dinyatakan lengkap (P21) atau layak disidangkan.

Kajari Lhokseumawe M Ali Akbar, melalui Kasi Intel Miftahuddin kepada awak media, Rabu (18/9/2019), mengatakan berkas perkara kedua tersangka itu sudah lengkap dan sudah diberitahukan ke penyidik Polres Lhokseumawe.

Dengan demikian, Jaksa Penutup Umum (JPU) menunggu penyerahan tersangka dan barang bukti dari penyidik Polres Lhokseumawe.

“Berkas perkara kedua tersangka sudah dinyatakan lengkap (21) oleh Jaksa Penuntutan Umum dengan pasal yang didakwakan menggunakan Pasal 47 Jo 50 Jo 63 ayat (3) Qanun Aceh Nomor 6 tahun 2014 tentang Hukum Jinayat,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan, melalui Kasat Reskrim AKP Indra T Herlambang, membenarkan bila jaksa telah menyatakan berkas perkara  kedua tersangka kasus di pesantren AN sudah lengkap.

“Pelimpahan tersangka dan dan barang bukti ke Jaksa Penuntut Umum diagendakan pada Selasa, 24 September 2019,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, oknum pimpinan pesantren An di Kota Lhokseumawe dan seorang guru mengaji (keduanya pria) ditahan di Polres Lhokseumawe. Keduanya ditahan atas dugaan telah melakukan pelecehan seksual pada santri pria (sesama jenis) yang berumur antara 13- 14 tahun.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK