Warga dari 20 Gampong di Abdya Dilatih Budi Daya Lele

ACEHTREND.COM, Blangpidie – Sebanyak 20 gampong di tiga kecamatan dalam wilayah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengikuti pelatihan program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) sekolah nonformal budi daya ikan lele di Lembaga Kursus Pendidikan (LKP) Peumakmue Rakan tahun 2019.

Ketiga kecamatan tersebut, yakni Kecamatan Susoh, Blangpidie, dan Kecamatan Kuala Bate.

Kegiatan sekolah nonformal yang sudah terdata di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemandikbud) tersebut dilaksanakan di Gampong Ladang, Kecamatan Susoh. Dibuka langsung oleh Kabid PAUD dan Pendidikan Non Formal, Disdikbud Abdya, Khazanah, serta didampingi Ketua LKP Peumakmue Rakan, Edy Suherman dan Geuchik Gampong Ladang, Erizal, Kamis (19/9/2019).

Kepala LKP Peumakmue Rakan, Edy Suherman mengatakan, program LKP tersebut sudah berjalan semenjak tahun 2015 lalu dan sudah beberapa kali panen ikan lele.

Dalam menjalankan program pelatihan PKW tersebut, pihaknya tidak memungut biaya sepeser pun dari peserta didik. Malah kata Edy, pihaknya juga akan memberikan kolam serta bibit gratis kepada anggota yang mengikuti kursus di LKP Peumakmue Rakan tersebut.

“Peserta yang ikut di LKP kita ini dari tiga kecamatan, tiga orang perempuan dan 16 orang laki-laki. Kalau hasilnya, dari satu kolam kecil ukuran 1×5 meter bisa menghasilkan 1 ton lele. Untuk harga ikan lele kita jual dalam 1 kilogram Rp35.000 ribu, jadi hasilnya bisa mencapai Rp3,5 juta dalam satu kolam tersebut,” jelas Edy. 

Sementara itu, Kabid Paud dan Pendidikan Non Formal Disdikbud Abdya, Khazanah menyambut baik atas terselenggaranya LKP budi daya ikan lele tersebut. Sebab menurutnya, LKP tersebut salah satu cara untuk menggenjot ekonomi masyarakat.

“Kalau di bidang masyarakat seperti LKP-LKP yang akan dibentuk oleh anak-anak muda kita, kalau kami tidak bisa mengarahkan, tapi justru keinginan dari anak muda sendiri apa ingin membentuk suatu lembaganya atau tidak,” terangnya.

Dirinya juga mengatakan, bahwa lembaga tersebut tidak hanya dilaksanakan di gampong-gampong saja. Namun, setiap tahun pihaknya akan mengirimkan kader-kader terbaik dari LKP untuk mengikuti lomba di tingkat Provinsi Aceh. 

“Seperti kemarin itu, alhamdulillah Abdya mendapat juara harapan I untuk katagori komputer, dan pemenangnya mendapatkan uang sampai Rp7 juta,” pungkasnya.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK