Abdya Targetkan Masuk 10 Besar di MTQ Tingkat Provinsi

ACEHTREND.COM, Blangpidie – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menargetkan kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Abdya bisa masuk 10 besar dalam event MTQ ke-34 tingkat Provinsi Aceh yang dilaksanakan di Kabupaten Pidie pada 20-28 September 2019.

“Tentunya pemerintah daerah sudah memiliki target yang ingin dicapai. Namun demikian, perlu kami sampaikan bahwa saudara-saudari dan anak-anak kami tidak perlu terbebani dengan target yang kita canangkan. Jangan berkecil hati jika tidak terpilih sebagai pemenang dalam kegiatan ini. Sebab keikutsertaan anak-anak kami, sudah menjadi bukti bahwa kalian adalah layak untuk mewakili Kabupaten Abdya dalam event ini,” ungkap Wabup Abdya, Muslizar MT dalam acara pelepasan kontingen kafilah MTQ Abdya di halaman pendopo wakil bupati, Kamis (19/9/2019).

Dalam kesempatan itu, Muslizar juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh pembina dan official yang dengan sungguh-sungguh telah mempersiapkan sebaik mungkin para peserta untuk mengikuti MTQ tersebut.

“Kami juga berterima kasih kepada jajaran Dinas Syariat Islam Kabupaten Abdya dan para pengurus LPTQ karena dengan bantuan dan dorongan saudara-saudara telah dapat mempersiapkan peserta musabaqah melalui pemusatan latihan. Semoga dengan bekal selama pemusatan latihan tersebut dapat mengantarkan peserta kita menjadi yang terbaik dalam MTQ ini,” tuturnya.

Muslizar mengatakan, partisipasi dalam kegiatan keagamaan seperti itu merupakan salah satu antisipasi agar generasi muda tidak tumbuh dalam suasana yang tidak islami.

“Tentunya kita berharap membaca Alquran ini tidak hanya dilakukan di gelanggang arena atau pentas, akan tetapi hendaknya Alquran dapat dibaca serta diamalkan setiap hari dalam kehidupan kita,” sarannya.

Penyelenggaraan MTQ tingkat provinsi ini menurutnya merupakan ajang yang ditunggu-tunggu oleh setiap kabupaten/kota. Hal ini sebagai bentuk kecintaan dan kebanggaan masyarakat dan pemerintah terhadap Alquran yang sekaligus bentuk implementasi nilai-nilai qurani dalam kehidupan sehari-hari.

“Di samping itu acara dua tahunan ini secara psikologis dapat mendorong motivasi masyarakat muslim di berbagai daerah dalam meningkatkan kesadaran beragama,” katanya.[]

Editor : Ihan Nurdin