BPJS Sebut Kecelakaan Kerja Tahun 2019 Didominasi Aparatur Desa

Ilustrasi kartu BPJS Ketenagakerjaan

ACEHTREND.COM, Lhokseumawe – Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Ketenagakerjaan mengungkapkan bila di tahun 2019 angka kecelakaan kerja didominasi oleh aparatur desa.

Hal ini disampaikan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Lhokseumawe, Abdul Hadi, usai sharing session Program BPJS Ketenagakerjaan dengan awak media di Lhokseumawe, Senin (23/9/2019).

“Di tahun ini saja kami sudah memberi santunan kepada aparatur desa lebih kurang Rp2,4 miliar,” katanya.

Abdul Hadi menambahkan, dari 852 gampong di Aceh Utara, sudah sekitar 90 persen aparatur desa mendaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Ada sekitar 7 atau 10 desa lagi di Aceh Utara belum mendaftar sebagai peserta. Insyaallah ditargetkan Oktober nanti sudah 100 persen terdaftar,” katanya.

Abdul Hadi menyebutkan hingga saat ini sudah 24.000 peserta tenaga kerja terdaftar dari 12.000 perusahaan di wilayah kerjanya. Tahun depan ditargetkan mencapai 40 ribu terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

“Diharapkan kepada masyarakat dan khususnya kepada pekerja informal untuk mendaftar menjadi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan agar dapat mengurangi risiko bekerja dan perlindungan keluarga,” harapnya.

Wilayah kerja BPJS Ketanagakerjaan Cabang Lhokseumawe meliputi lima daerah, yakni Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Tengah, Bireuen, dan Bener Meriah.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK