Pasar Terpadu Bireuen Kini Ramai Dikunjungi Pembeli

Harga daging di Pasar Terpadu Bireuen Rp 140.000 per kilogram. Kunjungan pembeli ke pasar tersebut semakin banyak. Pedagang menyambut perubahan kondisi tersebut dengan sangat antusias. (Foto: Muhajir Juli/aceHTrend)

ACEHTREND.COM, Bireuen- Upaya keras Pemerintah kabupaten Bireuen untuk menata kota, yang awalnya sempat diprotes oleh sejumlah pihak, kini mulai menerbitkan hasil. Pasar Terpadu Bireuen yang berlokasi di Gampong Cureh, Kecamatan Kota Juang, Bireuen, yang awalnya sempat dikeluhkan, kini mulai ramai dikunjungi pembeli.

Amatan aceHRtrend, Senin (23/9/2019) pasar terpadu yang dibangun di bekas terminal barang itu, ramai dikunjungi pembeli. Para pedagang dan calon pembeli sibuk melakukan transaksi.

Ramainya pembeli bukan hanya di lapak pedagang ikan, tapi juga di lapak pedagang sayur dan bumbu dapur yang dibangun terpadu satu komplek di sana.

“Alhamdulillah, setelah sekian lama dikeluhkan terlalu jauh, kini pembeli sudah berdatangan ke sini. Pasar pun sudah bisa berjalan normal sampai sore hari,” ujar seorang pedagang, yang malu-malu saat dimintai pernyataannya oleh aceHTrend.

Hal yang sama disampaikan oleh Randa (21) pedagang daging sapi. Dia menjelaskan sudah beberapa waktu, pasar terpadu tersebut mulai ramai.

“Ya, sudah beberapa waktu inilah pasar mulai ramai. Kami pun mulai bergairah berjualan,” ujarnya.

Penjualan daging Sapi Melemah

Pada kesempatan itu Randa juga mengatakan, setelah lebaran Idul Adha, angka penjualan daging sapi di pasar tersebut menurun, walau tidak drastis.

Menurut Randa, penurunan daya beli, merupakan sesuatu yang lumrah setiap usai lebaran Idul Adha. Karena masyarakat sudah mengonsumsi daging secara berlebih ketika lebaran.

“Ini alamiah saja. Dua sampai tiga bulan setelah Idul Adha, angka penjualan daging sapi menurun. Nanti akan normal kembali,” katanya.

Harga daging sapi per kilogram Rp 140.000. berbeda jauh dengan harga saat meugang yang mencapai 170.000 Rupiah per kilogram.

KOMENTAR FACEBOOK