Himabir Desak Bupati Evaluasi Kadis Syariat Islam Bireuen

Tak Mampu Raih Peringkat Bagus di MTQ ke 34 Aceh

Pada MTQ 34 Propinsi Aceh yang digelar di Pidie, Bireuen hanya berhasil meraih peringkat ke-14.

ACEHTREND.COM, Bireuen-Pengurus Besar Perhimpunan Mahasiswa Bireuen (PB Himabir) mendesak Bupati Bireuen mengevaluasi kinerja Jufliwan dari Kepala Dinas Syariat Islam, setelah tak mampu berbuat banyak di MTQ ke 34 Aceh di Pidie. Pada ajang tersebut Bireuen nangkring di urutan 14.

Sekretaris Umum PB Himabir Hidayat, Sabtu (28/9/2019) menilai capaian Bireuen justru mengalami penurunan dari pelaksanaan MTQ Aceh sebelumnya. Sebagai kabupaten dengan lakap Kota Santri, ia mengaku miris dengan pencapaian tersebut.

“Di tengah kabar miring bila Bireuen sebagai kota narkoba, prestasi kita di MTQ Aceh kali ini pun sangat memalukan. Padahal kami berharap bila melalui MTQ ini kita bisa memulihkan nama yang kadung negatif di mata orang luar,” kata Hidayat.

Menurutnya, bobroknya peringkat Bireuen tidak bisa dipisahkan dari ketidakmampuan Dinas Syariat Islam dalam melakukan pembinaan. Juga persoalan seleksi yang tidak maksimal.

“Kami mendesak Bupati Bireuen melakukan evaluasi kinerja Kepala Dinas Syariat Islam. Karena apa yang kita raih di MTQ kali ini, sesuatu yang memalukan,” katanya.

Sementara itu, Kadis Syariat Islam, secara terpisah kepada aceHtrend mengatakan pada MTQ ke 34 Propinsi Aceh, Kabupaten Bireuen berhasil membawa pulang juara 1 tartil kanak-kanak putra yang diraih oleh Faris Al hafizh. Selanjutnya juara III tilawah dewasa putra diraih oleh Isfani Ali.

Juara III Qira’ah Sab’ah murattal putri yang diraih oleh Tata Sizka Marlinda. Juara III khattil golongan dekorasi putri oleh Raihan Hayati.

Juara harapan 1 tafsir bahasa Inggris diraih oleh Putri, juara harapan 1 hiasan mushaf putra diraih oleh Mu’az.

Sedangkan juara harapan II diraih oleh Mutia rahmah pada cabang qiraah sa’ah mujawwad remaja putri.

Editor: Muhajir Juli

KOMENTAR FACEBOOK