Sandiaga Uno Bangun Komitmen Kerjasama Dengan Tokoh Anti Islam di Hungaria

Sandiaga Salahuddin Uno (kanan) berjabat tangan dengan PM HungariaOrbán Viktor. Mereka membangun komitmen kerjasama dalam beberapa bidang. Orban merupakan politisi Hungaria yang dikenal sebagai tokoh anti Islam. Ia kerap menyebut Islam sebagai penjajah. Foto: dikutip dari akun twitter Sandiaga Uno.

ACEHTREND.COM, Jakarta- Pengusaha asal Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno, melakukan kunjungan ke negara Hungaria, sebuah negara yang berada di Eropa Tengah. Di sana dia melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Orbán Viktor. Kabar kunjungannya itu ditulis oleh Sandiaga di akun twitternya @sandiuno, yang sudah bercentang biru.

Dalam keterangannya di twitter tersebut, Sandiaga menyebutkan dia merasa bangga bisa bertemu dan berdiskusi dengan PM Hungaria tersebut.

“Sebuah kebanggaan bisa berdiskusi dengan tokoh-tokoh hebat seperti Perdana Menteri Hungaria, Orbán Viktor, dan Szőcs Géza, Penasehat Utama Perdana Menteri. Insya Allah kedepan, Indonesia dan Hungaria akan terus berkolaborasi dan bekerjasama, bukan hanya G2G tapi juga B2B.” demikian twit Sandiaga.

Dalam twit-nya yang lain, Sandiaga menuliskan “Komitmen kerjasama investasi di bidang Water Treatment, Big Data & IT Related Solutions, Healthcare Information System, Telecommunication Infrastructure, Waste Treatment (new technology, non-incineration), Drinking Water Bottling dan Solar System berhasil kita sepakati.”

Dilansir Tribunnews.com, Senin (30/9/2019) pertemuan Sandiaga Uno dengan Perdana Menteri Hungaria Victor Orban disorot jurnalis internasional Max Walden.Bukan tanpa maksud, Max menyoroti Victor Orban sering sampaikan narasi anti islam dan imigran.

“Mantan calon Presiden dan pengusaha Indonesia Sandiaga Uno bertemu dengan Perdana Menteri Hungaria Victor Orban yang ‘hebat’,” kata jurnalis ABC itu menyinggung kata hebat lewat akun twitternya @maxwalden_ Minggu (29/9/2019) seperti dikutip Wartakotalive.

Max menjelaskan bahwa PM Hungaria merupakan pemimpin yang kontroversial karena kerap menyisipkan politik suku, agama, ras dan antargolongan (SARA).

“Victor Orban seorang pemimpin anti-Islam yang sangat bersemangat yang mengatakan negaranya ingin menghentikan penjajah Muslim,” jelas Max meretweet unggahan Sandi. []

Editor: Muhajir