• Tentang kami
  • Redaksi
aceHTrend.com
Tidak Ditemukan Apapun
Lihat Semua Hasil
  • HOME
  • SYARIAH
    • MESJID
  • BERITA
    • POLITIK
    • HUKUM
    • DUNIA
  • WAJAH ACEH
    • WISATA
  • LIFE STYLE
    • HIBURAN
  • SPESIAL
    • BUDAYA
  • OPINI
    • ARTIKEL
    • RESAM
  • EDITORIAL
  • LIPUTAN KHUSUS
  • BUDAYA
  • SOSOK
aceHTrend.com
  • HOME
  • SYARIAH
    • MESJID
  • BERITA
    • POLITIK
    • HUKUM
    • DUNIA
  • WAJAH ACEH
    • WISATA
  • LIFE STYLE
    • HIBURAN
  • SPESIAL
    • BUDAYA
  • OPINI
    • ARTIKEL
    • RESAM
  • EDITORIAL
  • LIPUTAN KHUSUS
  • BUDAYA
  • SOSOK
Tidak Ditemukan Apapun
Lihat Semua Hasil
aceHTrend.com
Tidak Ditemukan Apapun
Lihat Semua Hasil

Victor Orban, PM Hungaria yang Anti Islam

Redaksi aceHTrendRedaksi aceHTrend
Senin, 30/09/2019 - 23:49 WIB
di BERITA, Dunia, Politik
A A
Sandiaga Salahuddin Uno dan Victor Orban. PM Hungaria tersebut dikenal sebagai politisi Eropa yang anti terhadap Islam. Foto: @sandiuno

Sandiaga Salahuddin Uno dan Victor Orban. PM Hungaria tersebut dikenal sebagai politisi Eropa yang anti terhadap Islam. Foto: @sandiuno

Share on FacebookShare on Twitter

ACEHTREND.COM, Jakarta- Pengusaha asal Indonesia Sandiaga Salahuddin Uno baru saja pulang dari Hungaria, dan melaporkan telah membangun sejumlah komitmen kerjasama dengan negara tersebut. Di sana dia bertemu dengan Perdana Menteri Hungaria Victor Orban.

Dalam keterangannya di akun twitter-nya, Senin (30/9/2019), Sandiaga menyebutkan dia merasa bangga bisa bertemu dan berdiskusi dengan PM Hungaria tersebut.

“Sebuah kebanggaan bisa berdiskusi dengan tokoh-tokoh hebat seperti Perdana Menteri Hungaria, Orbán Viktor, dan Szőcs Géza, Penasehat Utama Perdana Menteri. Insya Allah kedepan, Indonesia dan Hungaria akan terus berkolaborasi dan bekerjasama, bukan hanya G2G tapi juga B2B.” demikian twit Sandiaga.

Lalu, siapakah Victor Orban? Dilansir oleh The Guardian.com, Minggu (18/2/2018) dalam sebuah pidato kenegaraan Viktor menyebutkan bahwa Hungaria merupakan negara Kristen yang menjadi benteng terakhir membendung islamisasi di Eropa.

BACAAN LAINNYA

Munzami HS. [Ist]

Lebih 1,9 Triliun Rupiah Dana Bansos di Dalam APBA 2020 Dikelola Secara Tidak Jelas

18/01/2021 - 01:09 WIB
Ustad Asrul Maidi, Lc. Foto/aceHTrend/Muhajir Juli.

Ustad Masrul Aidi, Lc: Menikah di Rumah Lebih Berkah

17/01/2021 - 16:38 WIB
Andi HS/FOTO/Ist.

Di Tengah Kondisi Rakyat Aceh Yang Memprihatinkan, Andi HS Kritik Organisasi Pemuda Penerima Dana Hibah

17/01/2021 - 10:53 WIB
aceHTrend.com

GeRAK Aceh: Hibah APBA untuk 100 Organisasi Bertentangan dengan Permendagri 39 Tahun 2020

17/01/2021 - 07:32 WIB

Dalam pidato tersebut, Orbán berjanji membangun solidaritas pemerintahnya dengan orang-orang dan pemimpin Eropa Barat yang ingin menyelamatkan negara mereka dan budaya Kristen mereka.

Pada kesmepatan itu, Viktor juga menyebutkan kehadiran imigran yang dibuka jalannya oleh Eropa telah menghadirkan penurunan budaya Kristen dan hadirnya eskpansi Islam. Sementara itu, pemerintahannya telah mencegah dunia Islam yang datang dari Selatan dan telah membanjiri (Hungaria).

Media online Politico.eu, 1 Agustus 2018, Viktor menyebutkan bahwa Hungaria menutup pintu bagi hadirnya imigran (muslim). Menurut Viktor,
kebanyakan pengungsi datang ke Eropa bukan karena mereka melarikan diri dari kondisi berbahaya di rumah. Tetapi karena mereka ingin mengambil keuntungan dari peluang ekonomi.

“Tidak seharusnya mereka dianggap pengungsi, karena mereka banyak dan sebagai penjajah Muslim.”

Dalam mengusir para pengungsi dari Hongaria, Orbán menegaskan bahwa dia hanya mengikuti kehendak rakyatnya.

Sementara itu, pada kesmepatan lain, seperti dilansir oleh media Independen.co.uk, Kamis (9/1/2018) Viktor Orban menyebut pengungsi yang datang ke Eropa sebagai “penjajah Muslim”. Hal ini disampaikan dalam rangka membela negaranya yang menyatakan penolakan untuk ikut ambil bagian pada program penerimaan imigran yang diwacanakan oleh Uni Eropa.

Sebagai kritik reguler terhadap kebijakan pengungsi Uni Eropa, pemimpin partai Fidesz kanan-tengah telah lama menentang permintaan blok itu bahwa negaranya menerima hampir 1.300 pengungsi.

“Kami tidak melihat orang-orang ini sebagai pengungsi Muslim. Kami melihat mereka sebagai penjajah Muslim, ”katanya kepada tabloid Jerman Bild. “Misalnya, untuk tiba dari Suriah di Hongaria, Anda harus melintasi empat negara, yang semuanya tidak sekaya Jerman, tetapi stabil. Jadi mereka tidak berlari demi kehidupan mereka di sana.”

Editor: Muhajir

Baca juga:Sandiaga Uno Bangun Komitmen Kerjasama Dengan Tokoh Anti Islam di Hungaria

Tag: #Headlinesandiaga unovictor orban
ShareTweetPinKirim
Sebelumnya

Empat Harapan Pemuda Barsela Kepada DPRA Baru

Selanjutnya

Menyamar Jadi Siswa SMA, Nelayan dan Satpam Ikut Demo DPR

BACAAN LAINNYA

aceHTrend.com
Daerah

Gas dan Lumpur Menyembur Setinggi 6 Meter, Warga Ranto Peureulak Panik

Minggu, 17/01/2021 - 23:08 WIB
Ketua umum HMI Cabang Blangpidie terpilih Muhammad Azmi (Kanan) bersama ketua umum HMI demisioner, Mursalin.
BERITA

Muhammad Azmi Nakhodai HMI Cabang Blangpidie

Minggu, 17/01/2021 - 15:27 WIB
Kameng yang meulangga Qanun Banda Aceh Nomor 12 Thôn 2004, dibahu lé Satpol PP diba u UPTD Rumah Potong Hewan, Gampong Pande. Foto/ Ist.
Banda Aceh

Jak Meuröt u Banda, Saboh Leumo & Lhe Boh Kamèng Dibeureukah Lé Satpol PP

Minggu, 17/01/2021 - 08:01 WIB
aceHTrend.com
BERITA

KIP Aceh Barat Sosialisasikan Pentingnya Demokrasi dalam Pemilihan Pengurus OSIM MTsN 3

Sabtu, 16/01/2021 - 18:53 WIB
Ketua STAI-DH Rahmat Saputra saat melantik sejumlah pejabat struktural kampus setempat
BERITA

Ketua STAI Darul Hikmah Aceh Barat Lantik 11 Pejabat Struktural

Sabtu, 16/01/2021 - 18:41 WIB
aceHTrend.com
BERITA

Wali Nanggroe Kunjungi Kawasan Wisata Ulee Lheue, Ini Komentarnya

Sabtu, 16/01/2021 - 18:24 WIB
Fitriana, salah seorang pengungsi akibat bencana tanah longsor Gampong Lamkleng, Aceh Besar/FOTO/aceHTrend.
Daerah

Korban Tanah Longsor Harapkan Pemkab Aceh Besar Bantu Warga Yang Terdampak

Sabtu, 16/01/2021 - 17:03 WIB
Lokasi terjadi bencana tanah longsor di Gampong Lamkleng, Kuta Cot Glie, Aceh Besar/FOTO/aceHTrend.
Daerah

Tinjau Warga Terdampak Tanah Longsor, DPRK Aceh Besar Minta Pemkab Berikan Fasilitas Yang Nyaman Untuk Warga Lamkleng

Sabtu, 16/01/2021 - 16:02 WIB
aceHTrend.com
BERITA

Dari China hingga Jerman, 7 Negara Ini Kembali Lockdown Usai Covid-19 Mengganas Diserang Gelombang Baru

Sabtu, 16/01/2021 - 09:42 WIB
Lihat Lainnya
Selanjutnya
Widodo Saputra (22) mengaku nelayan dan ikut demo di DPR RI. Dia menyamar sebagai siswa SMA. (ist)

Menyamar Jadi Siswa SMA, Nelayan dan Satpam Ikut Demo DPR

Komentar

Kolomnis - Ahmad Humam Hamid
  • aceHTrend.com

    Gas dan Lumpur Menyembur Setinggi 6 Meter, Warga Ranto Peureulak Panik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • GeRAK Aceh: Hibah APBA untuk 100 Organisasi Bertentangan dengan Permendagri 39 Tahun 2020

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lebih 1,9 Triliun Rupiah Dana Bansos di Dalam APBA 2020 Dikelola Secara Tidak Jelas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wali Nanggroe Kunjungi Kawasan Wisata Ulee Lheue, Ini Komentarnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ustad Masrul Aidi, Lc: Menikah di Rumah Lebih Berkah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Ikatan Guru Indonesia

UPDATE TERBARU

Munzami HS. [Ist]
Politik

Lebih 1,9 Triliun Rupiah Dana Bansos di Dalam APBA 2020 Dikelola Secara Tidak Jelas

Muhajir Juli
18/01/2021

Dian Saputra. Mahasiswa asal Singkil.
MAHASISWA MENULIS

Catatan Kecil tentang Singkil

Redaksi aceHTrend
17/01/2021

aceHTrend.com
Daerah

Gas dan Lumpur Menyembur Setinggi 6 Meter, Warga Ranto Peureulak Panik

Syafrizal
17/01/2021

Marzuki Yusuf. Ketua Ikatan Masyarakat Juli (Ikmali) Banda Aceh. Foto/aceHTrend/Muhajir Juli.

Pengurus Ikatan Masyarakat Juli di Banda Aceh Gelar Maulid

Muhajir Juli
17/01/2021

  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak kami
  • Kebijakan Privasi
  • Sitemap
Aplikasi Android aceHTrend

© 2015 - 2020 - PT. Aceh Trend Mediana.

Tidak Ditemukan Apapun
Lihat Semua Hasil
  • HOME
  • BERITA
  • BUDAYA
  • EDITORIAL
  • LIFE STYLE
  • LIPUTAN KHUSUS
  • MAHASISWA MENULIS
  • OPINI
  • SPECIAL
  • SYARIAH
  • WISATA

© 2015 - 2020 - PT. Aceh Trend Mediana.