Salah Gunakan Rexona, Lima Remaja Meninggal Dunia

ACEHTREND.COM,Queesland- Lima remaja di Australia dilaporkan menjemput ajal, setelah menghirup deodorant merk Rexona yang diproduksi oleh Unilever. Mereka menggunakan produk penghilang bau ketiak itu, untuk mendapatkan sensasi mabuk.

Dikutip dari ABC, Selasa (1/10/2019)
Scott Mingl, kepala unit deodorant di Unilever Australia dan Selandia Baru sebagai perusahaan induk Rexona mengatakan bahwa perusahaan tersebut mengetahui bahwa polisi sudah mengatakan Rexona merupakan salah satu produk yang paling banyak disalahgunakan.

Pada tahun 2015, seorang anak berusia 16 tahun di Alice Springs meninggal karena hal tersebut, dan setahun kemudian seorang remaja berusia 15 tahun di Redcliffe (Queensland) juga meninggal karena hal yang sama.

“Kami tahu. Kami mendapat laporan adanya empat kematian di Queensland dan satu di New South Wales,” kata Mingl melansir ABC Net Au, Senin (30/9/2019).

“Sepanjang pengetahuan polisi dan perusahaan, kami sudah bekerja sama untuk terlibat dan mencoba memahami masalah ini dan memberikan dukungan lebih baik kepada mereka.”

Penyalahgunaan produk seperti Rexona ini disebut sebagai chroming, dimana penggunannya menghirup bahan kimia yang disemprotkan dari deodoran berbentuk kaleng tersebut, yang bisa membuat penggunanya mengalami ketergantungan serta mabuk.

“Yang pertama, saya merasa sedih mendengar dampak penggunaan produk ini bagi anak-anak, dan dampak penyalahgunaan tersebut oleh mereka yang mengalaminya.” kata Mingl.

“Kami menangani masalah ini dengan serius dan sudah bekerja selama beberapa tahun terakhir untuk mengatasi masalah.”

Mingl mengatakan bahwa Unilever sudah mengubah desain kaleng deodoran Rexona tersebut dan juga menghabiskan waktu selama beberapa tahun untuk mengubah komposisi bahan kimia di dalamnya.

Sumber: ABC, Okezone

KOMENTAR FACEBOOK