Stan 59 Sabet Tiga Penghargaan di Closing Ceremony I+Aceh UUI 2019

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Stan nomor 59 milik mahasiswa DIV Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) Banda Aceh berhasil meraih tiga penghargaan dan medali dalam penutupan Pameran Inovosi International Art Creativity and Engineering Exhibition 2019 (I+ACEH 2019), yang diselenggarakan oleh UUI) Banda Aceh.

Perolahan penghargaan dan medali tersebut, berdasarkan inovasi yang ditampilkan oleh kelompok 59 dengan judul “Manfaat Daun Afrika sebagai Penurunan Gula Darah Bagi Penderita Diabetes”.

“Alhamdulillah berkat bimbingan Ibu Nuzulul Rahmi, stan kami mendapatkan tiga medali sekaligus pada saat closing ceremony I+ACEH 2019. Tentu ini adalah sebuah kebahagian bagi kami setelah menjalani berbagai proses persiapan,” ungkap anggota stan 59, Fatimah Dhea Ananda Moesra, kepada aceHTrend, Rabu (2/9/2019).

Dhea mengatakan, penghargaan dan medali yang berhasil diraih stan 59 tersebut, meliputi Gold Medal, dan dua penghargaan Special Award dari negara Korea dan India.

“Untuk Gold Medal itu kami dapatkan setelah dewan juri melakukan penilaian ke stan kami, sedangkan medali Special Award itu langsung diberikan oleh tim dari Korea dan India setelah mereka mengunjungi stand kami,” ujar putri kelahiran Abdya itu.

Dhea menjelaskan, tim dari dua negara tersebut memberikan medali Special Award itu setelah mereka menilai dan melihat langsung inovasi-inovasi yang ditampilkan di stan tersebut, baik produk daun Afrika yang sudah dijadikan teh maupaun daun yang masih alami.

“Setelah dilakukan penilaian, kemudian baru mereka menyerahkan medali tersebut. Tentunya kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang sudah ikut memberikan dukungan dan motivasi, sehingga stan 59 bisa meraih tiga penghargaan dalam closing ceremony I+ACEH 2019 ini,” sebut Dhea.

Selain itu, kata Dhea, dirinya juga berterima kasih kepada tim stan 59 yang beranggotakan Melya Ulfa, Ipah Sri Wahyuni, Linda Rahma, dan Sri Mulyana yang telah bekerja keras dan kompak.

Sebelumnya, Plt Gubernur Aceh Dalam arahan dan sambutannya yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Keistimewaan, SDM dan Kerja Sama, Darmansyah, SPd, MM, mengapresiasi berlangsungnya event berskala internasional yang digagas oleh UUI.

“Kita mengapresiasi atas terselenggaranya event-event internasional semacam ini. Dalam era industri 4.0 saat ini, inovasi memang sudah merupakan hal mutlak untuk dapat beradaptasi dengan kemajuan zaman. Perguruan tinggi hendaknya senantiasa mengarahkan model pendidikan yang mampu menjawab kebutuhan zaman. Dengan kata lain bahwa dunia akademik hendaknya diarahkan untuk menyesuaikan dengan kebutuhan pasar,” ujar Darmansyah.

Darmansyah juga mengimbau kepada mahasiswa agar memetik acara event I+ACEH ini sebagai wadah pembelajaran agar dapat menyesuaikan dengan ruang dunia usaha. Untuk mewujudkan itu semua maka mahasiswa harus disiplin, berintegritas, berkomitmen dengan apa yang sudah kita lakukan dalam bergaul dengan dunia internasional.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK