Empat Oknum TNI dan Lima Warga Sipil Ditangkap Saat Pesta Sabu di Sebuah Hotel di Banda Aceh

Ilustrasi

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Empat anggota TNI bersama lima warga sipil ditangkap dalam penggerebekan yang dilakukan Pomdam Iskandar Muda di sebuah hotel bintang empat di Banda Aceh. Untuk tersangka anggota TNI sedang menjalani proses penindakan di Pomdam, sementara warga sipil di antaranya satu pria dan lima wanita telah diserahkan ke Polda Aceh untuk diproses hukum.

“Benar, kita tangkap 10 orang yang sedang menggunakan narkoba jenis sabu di hotel, Rabu dini hari kemarin (2/10/2019) pukul 00.10 WIB,” kata Dan Pom Kodam Iskandar Muda, Kol. CPM Zulkarnain, saat dihubungi aceHatrend, Jumat (4/10/2019).

Ia menjelaskan, dari 10 pelaku tersebut, empat di antaranya anggota TNI, saat ini sudah diamankan di POM IM sejak penangkapan.

“keempat anggota TNI sudah ditahan untuk diproses lebih lanjut, sementara mereka akan ditahan selama 20 hari ke depan, sementara untuk kelima warga sipil yang ditangkap sekaligus, juga telah diserahkan ke Polda Aceh untuk diproses lebih lanjut,” katanya.

Menurutnya, penangkapan tersebut merupakan komitmen Kodam IM untuk memberantas narkotika di jajaran TNI. Penangkapan tersebut, diawali dari informasi masyarakat dan langsung dilakukan penindakan.

“Yang jelas penangkapan tersebut menunjukkan komitmen kuat Kodam IM dalam pemberantasan narkoba di Aceh khususnya bagi personel TNI AD,” sebut Zulkarnain.

Informasi yang beredar, pada Rabu tanggal 2 Oktober 2019, sekira pukul 01.00 WIB, bertempat di Hotel Hermes Palace, Kota Banda Aceh, telah ditangkap pelaku penyalahgunaan narkotika di dua kamar terpisah.

Adapun identitas para pelaku di antaranya empat anggota TNI berinisial A (38) kelahiran Bandung, B (33) kelahiran Jakarta, AH (44) kelahiran Bogor, N (33) kelahiran Kerinci. Untuk inisial A dan B dinyatakan negatif, sementara AH dan N positif sabu.

Sementara lima warga sipil diantaranya satu pria berinisial M (36) kelahiran Banda Aceh, dan empat wanita d iantaranya berinisial AM (21) kelahiran Bener Meriah, SST (20) kelahiran Sigli, RU (25) kelahiran Takengon, LV (26) kelahiran Langsa, semuanya positif menggunakan sabu-sabu. Satu lainnya, berinisial WRW (22) kelahiran Banda Aceh dinyatakan negatif.

Untuk barang bukti yang diamankan berupa satu paket kecil narkotika jenis sabu, dan satu unit alat hisap sabu (bong).[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK