Penyanyi Tulus Ajak Masyarakat Lindungi Gajah Aceh

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Musisi papan atas Indonesia, Tulus, mengajak masyarakat untuk melindungi hutan dan gajah Aceh. Hal tersebut disampaikannya dalam bincang-bincang bersama komunitas dan media di Museum Aceh Kamis (10/10/2019).

Tulus menganalogikan gajah itu seperti udara, mungkin untuk yang tinggal di kota, kata dia tidak mengetahui di mana keberadaan gajah, tetapi sesungguhnya gajah sangat besar perannya dalam menjaga kelestarian hutan.

Karena itu Tulus mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga keberlangsungan hidup satwa liar tersebut. Ia menambahkan saat ini konflik manusia dan gajah masih terus berlangsung tidak hanya di Aceh, tapi di seluruh dunia yang ada populasi gajahnya.

“Oleh karena itu pesan perdamaian gajah dan manusia dari Aceh ini merupakan agenda kami untuk membantu kelestarian gajah Sumatera agar konflik antara manusia dan satwa perlu dihentikan dan dicarikan solusi yang melibatkan banyak pihak,” kata Tulus.  

Pada kesempatan itu Tulus juga mengapresiasi relawan Tim Pengaman Flora dan Fauna (TPFF) Karang Ampar-Bergang, Aceh Tengah yang telah sukarela menjaga hutan dan melindungi keberadaan gajah liar di daerah tersebut.

Selama di Aceh, Tulus juga mengunjungi koridor gajah Peusangan, melihat kondisi hutan, jalur jelajah satwa, berbicara dengan masyarakat tentang permasalahan konflik dan solusi yang coba dibuat bersama pemerintah, masyarakat, dan LSM.

Selain itu juga mengunjungi gajah jinak di Conservation Response Unit (CRU) Peusangan. Ia juga melihat gading gajah Papa Genk di Museum Aceh, seekor gajah yang pernah terbunuh akibat berkonflik dengan manusia di Aceh Jaya pada tahun 2013.

Pada kesempatan itu Tulus juga menyampaikan rencana keberangkatannya ke Forum Perdamaian Paris pada 11-13 November 2019 untuk mengampanyekan pesan perdamaian manusia dan gajah dari Aceh. Wujud perhatian pada kelestarian gajah sumatera yang hampir punah.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK