IGI Lhokseumawe Apresiasi Satpol PP yang Merazia Siswa Bolos Sekolah

@aceHTrend/Mulyadi Pasee

ACEHTREND.COM, Lhokseumawe – Belasan siswa SMA dan SMK di Kota Lhokseumawe, Kamis (10/10/2019) kemarin terjaring razia penertiban yang dilakukan petugas Satpol PP Kota Lhokseumawe.

Para siswa tersebut ditangkap di kafe dan warnet di jam sekolah. Mereka ditangkap di dua lokasi berbeda, yakni di pondok kawasan Pantai Ujong Blang dan Gampong Blang Pulo di Kafe Kampus Unimal Buket Indah.

Adanya razia penertiban siswa di Lhokseumawe itu, mendapat respons positif, dukungan, dan apresiasi dari Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kota Lhokseumawe.

Menurut Ketua IGI Kota Lhokseumawe, Jon Darmawan M.Pd  kepada aceHTrend, Jumat (11/10/2019), pihaknya menyambut positif razia siswa bolos sekolah yang dilakukan petugas Satpol PP dan WH Kota Lhokseumawe.

Razia yang digelar Satpol PP ini, kata Darmawan, sangat membantu sekolah dalam membina disiplin siswa. Apalagi aksi bolos siswa itu, telah meresahkan masyarakat.

“Selama ini banyak sekolah yang mengeluhkan atas kelakuan siswa yang acap bolos dan nongkrong di berbagai tempat. Hal ini, tidak boleh dibiarkan. Perlu dukungan masyarakat termasuk pemilik pondok atau kafe dalam membantu sekolah mendidik generasi muda Kota Lhokseumawe,” ucap Darmawan.

Lebih lanjut Darmawan menjelaskan bahwa anak-anak tersebut merupakan generasi penerus Lhokseumawe sehingga masyarakat dapat menegur mereka atau menghubungi pihak sekolah bila mendapati siswa bolos di tempat tersebut atau di tempat lain.

“Peran masyarakat sangat besar dalam meminimalisasi perilaku bolos para siswa tersebut,” tukasnya.

Menurut Kepala Satpol PP dan WH Kota Lhokseumawe, Dr Irsyadi bahwa terdapat 11 orang siswa yang diamankan di lokasi. Sementara 5 orang lagi menyerahkan diri akibat sepeda motornya turut disita.

Total terdapat 16 siswa yang diamankan. Mereka diberi hukuman berupa berdiri sambil hromat bendera dan diberi pembinaan oleh pihak Satpol PP dan WH. Petugas Satpol PP dan WH kemudian menyerahkan siswa yang terjaring razia kepada pihak sekolah untuk dibina lebih lanjut.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK