Penikam Wiranto Sudah Tiga Kali Menikah

Pelaku penusukan terhadap Wiranto. Sumber: ist

ACEHTREND.COM,Jakarta- SA alias Abu Rara, pelaku penusukan terhadap Menkopolhukam Jenderal TNI (Purn) Dr. H. Wiranto,SH., Kamis (11/10/2019) ternyata sudah tiga kali menikah. Pria asal Sumut dan berdomisili di Jalan Alfaka VI, Kelurahan Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, dikenal gemar menikah.

Istri pertama Abu Rara bernama Neta. Dari pernikahan ini, ia tidak dikaruniai anak. Pernikahan kedua Abu Rara bersama Yuni dan dikaruniai dua anak yang masing-masing berusia 13 dan 15 tahun.

Hubungan pernikahan Abu Rara bersama Yuni juga dikabarkan kandas. Sedangkan, pada pernikahan ketiga, tidak diketahui pasti siapa nama istri pelaku.

Hal tersebut disampaikan Kepala Lingkungan V, Rizaldi, usai cerai Yuni pergi ke Batam, sementara Syahrial mengurus kedua anaknya di Medan.

“Rumah Syahrial telah digusur dan sekitar tahun 2017 ia bersama kedua anaknya pindah ke jawa,” ucap Rizaldi.

Pelaku menghabiskan masa kecilnya di kawasan ini, hingga akhirnya kurang lebih setahun lalu Alam pergi merantau ke Banten.

“Dulu dia kerja dan punya kantor sendiri bagian administrasi ijazah di Medan. Usaha isi ulang air mineral juga pernah. Dia juga aktif ikut pengajian,”Rizaldi.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis mengatakan bahwa selama Abu Rara menetap di Kota Medan, tidak ada catatan kriminal yang tercatat di wilayah hukumnya.

“Belum ada, karena pelaku sudah lama merantau dan tidak tinggal di Medan lagi sejak 2016. Sejauh ini tidak ada catatan kriminal Abu Rara,” ucapnya.

Aksi penikaman yang dilakukan Syahril terjadi di pintu Gerbang, Lapangan Alun-alun Menes, Desa Purwaraja, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang. Saat itu Wiranto bersama rombongan hendak meninggalkan hellypad Lapangan Alun-alun Menes.

Tidak hanya Syahril, salah seorang perempuan yang diduga juga nekat melakukan penikaman terhadap Wiranto yakni Fitri Andriana Binti Sunarto warga Desa Sitanggai, Kecamatan Karangan, Kabupaten Brebes.

Selain Wiranto yang menjadi korban aksi nekat kedua pelaku adalah Kapolsek Menes Kompol Dariyanto.

Penusukan tersebut secara tiba-tiba dan langsung menyerang ke bagian perut Jenderal TNI (Purn) DR H Wiranto, SH, (Menko Polhukam) dengan sajam berupa gunting secara membabi buta.

Kompol Dariyanto dikabarkan mengalami luka tusuk di bagian punggung, sementara H Faud luka di bagian dada sebelah kiri atas.

Pos Kota

KOMENTAR FACEBOOK