Aceh Documentary Hadirkan Sutradara Nasional Dalam Program Adoc Junior

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Yayasan Aceh Documentary kali ini mengundang sutradara asal kota Malang, Taufan Agustyan Prakoso untuk menjadi pemateri dalam program in house training Aceh Documentary Junior 2019 yang berlangsung di LPMP Neuheun, Aceh Besar, 5-13 Oktober 2019.

Manajer Aceh Documentary Junior 2019, Andre, mengatakan Taufan adalah sutradara film layar lebar Satu Jiwa Untuk Indonesia, Darah Biru Arema 2 dan menginisiasi beberapa festival film di Indonesia, seperti Borneo Environmental Film Festival dan Toraja Film Festival. Taufan juga mendirikan Equator Cinema, sebuah production house juga tempat belajar film bagi pelajar dan umum.

Selama in house training Aceh Documentary Junior, peserta yang lolos tahap Pitching Forum mendapat kesempatan belajar teknik penulisan skenario, sinematografi, hingga editing. Ide cerita film dokumenter yang dibawa oleh peserta ini dibedah dan dikembangkan hingga ke tahap menjadi skenario bersama Taufan Agustyan.

“Peserta yang merupakan siswa SMA/sederajat dibimbing secara perlahan untuk bisa kritis terhadap fakta-fakta yang bisa mereka gunakan untuk menyalurkan gagasan dalam film dokumenter yang akan mereka produksi,” kata Andre, Minggu (12/10/2019).            

Siswa-siswi tersebut berasal dari berbagai sekolah di Aceh, termasuk dari Aceh Besar dan Subulussalam. Menurut Taufan program pelatihan Aceh Documentary Junior ini bisa mengembangkan critical thinking bagi siswa di tengah banyaknya informasi hoaks yang tersebar di internet dan media lainnya.

Ia juga mengaku sangat senang bisa berbagi bersama siswa-siswi di Aceh Documentary Junior ini. Taufan berharap perkembangan film di daerah bisa terus maju dan para sineasnya bisa bersaing dalam kancah perfilman nasional bahkan internasional.[]

KOMENTAR FACEBOOK