Pembina FAMe Ajarkan Teknik Menulis Jurnal dan Opini di Meulaboh

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Forum Aceh Menulis (FAMe) Chapter Meulaboh kembali melatih teknik menulis jurnal dan opini kepada mahasiswa dan dosen dalam kelas ke-20 yang berlangsung di Seulawah Coffee Meulaboh, Minggu (12/10/2019).

Pelatihan tersebut menghadirkan Pembina FAMe, Yarmen Dinamika, yang juga Redaktur Pelaksana Serambi Indonesia. Yarnen mengatakan, dalam menulis jurnal, opini, dan artikel, memerlukan cara dan metode.

“Secara definisi tulisan opini, esai, dan artikel itu sama, yakni pandangan, pendapat, atau anggapan seseorang terhadap suatu masalah, jadi semunya berdasarkan interprestasi semata,” kata Yarmen Dinamika.

Agar mahir menulis menurutnya perlu memiliki tujuan dan target, mencatat ide, revisi, dan memperhalus tulisan dan lainnya.

“Ini langkah-langkah yang perlu diperhatikan dalam menulis, apalagi bila kita menulis jurnal dengan harapan bisa dipublikasi oleh penerbit baik secara nasional maupun internasional,” katanya.

Ia juga menyampaikan, untuk menjadi penulis profesional harus punya ide dan gagasan yang harus dituangkan dalam bentuk tulisan baik dalam opini, artikel, jurnal, maupun buku referensi mahasiswa. Bagi akademisi, wartawan, atau pencinta literasi, aktivitas menulis memungkinkan mereka dikenal orang melalui karyanya.

“Melalui menulis, selain mengenalkan di­rinya sendiri, juga dapat memperkenalkan lingkungan dan daerah dengan mempromosikan daerahnya ke media massa. Seperti menulis jurnalisme warga yang menggambarkan fakta di lapangan untuk diangkat di media,” kata Yarmen lagi.

Bagi dosen dan mahasiswa yang memiliki jiwa menulis, tetapi masih terkendala dalam hal teknis, dianjurkan banyak membaca karya penulis hebat lainnya untuk menstimulasi munculnya minat dan keahlian dalam menulis.

Koordinator FAMe Chapter Meulaboh, Muhsinuddin mengatakan kelas ke-20 ini mengangkat tema “Menulis Opini dan Jurnal di Media Massa”.

“Kegiatan ini bertujuan agar dosen dan mahasiswa, serta anggota FAMe Chapter Meulaboh nantinya bisa menulis jurnal yang terakreditasi dan bisa menulis buku referensi manusia,” ujar Muhsinuddin kepada aceHTrend melalui siaran pers.[]

Editor : Ihan Nurdin