Pengunjung Aceh International Percussion Membludak

Magfirah Vonna

ACEHTREND.COM,Bireuen-Belasan ribu manusia tumpah ruah ke Stadion Cot Gapu, Bireuen, Sabtu (12/10/2019) malam. Dengan ragam kendaraan serta dengan membawa serta keluarga, segala entitas masyarakat membaur di dalam dan di luar stadion yang menjadi markas tim sepak bola PSSB.

Kehadiran belasan ribu manusia ke Stadion Cot Gapu, dalam rangka menyaksikan malam pembukaan Aceh International Percussion Festival 2019, yang digelar oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh bekerja sama dengan Pemkab Bireuen.

Acara yang dibuka oleh Asisten I Pemerintah Aceh Ahmad Dadek, dimeriahkan dengan penampilan Muhammad Yufi, drummer muda yang sudah bermain drum sejak usia tiga tahun.

Penampilan drummer bertubuh tambun itu menyedot perhatian penonton yang luar biasa. Yufi yang tampil sangat atraktif di atas panggung, sanggup membuat penonton berdecak kagum.

Kemudian Marching Band Gita Bate Kureng menampilkan aksi terbaiknya di depan masyarakat. Drum band yang sudah dikenal hingga ke nasional itu, juga mempersembahkan penampilan luar biasa.

450 penabuh rapai grimpheng –rapai khas Bireuen– yang diiringi juga oleh rapai pasee di intro dan penutupan, membuat malam semakin bergairah. Tabuhan rapai yang memang sudah sangat dekat dengan telinga publik Aceh, membuat warga seakan tersihir.

Rapai grimpheng yang ditabuh 450 orang, meriahkan pembukaan Aceh International Percussion Festival di Bireuen.

Joel Pasee menjadi penampil terakhir pembukaan festival tersebut. Baru satu lagu dia nyanyikan, hujan deras mengguyur Bireuen. Hujan yang turun lebih satu jam itu, mengiringi selesainya acara dengan suasana dingin.

KOMENTAR FACEBOOK