YARA Somasi Plt Gubernur dan DPRA Bangun Terowongan Geurutee

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Seluruh kepala perwakilan Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) di daerah barat selatan mendesak Pemerintah Aceh dan DPRA untuk memprioritaskan pembangunan terowongan di Gunung Geurutee, Aceh Jaya untuk memudahkan akses masyarakat di pesisir barat selatan Aceh.

Kepala Perwakilan YARA Aceh Barat dan Aceh Jaya, Hamdani, mengatakan selama ini, bila masyarakat barat selatan akan ke Banda Aceh selalu was-was ketika melewati Gunung Geurutee. Kondisi jalan yang sempit dan berada di sisi jurang sering menelan korban jiwa. Pada Juni lalu misalnya, satu mobil pick up pengangkut rombongan Lebaran terperosok ke jurang sehingga mengakibatkan beberapa orang meninggal dunia.

“Kami minta kepada Plt Gubernur Aceh dan DPRA untuk segera membangun terowongan jalan di Gunung Geurutee, karena jalan di Gunung Geurutee merupakan urat nadi lalu lintas bagi masyarakat barat selatan. Selama ini kami selalu was-was jika melawati jalan Geurute yang sempit dan terjal, jalan ini sudah tidak layak dilalui dengan jumlah dan bobot kenderaan yang lewat, tapi tidak ada pilihan lain bagi kami di barat selatan,” ujar Hamdani melalui siaran pers, Selasa (15/10/2019).

Namun kata dia, masyarakat terpaksa melewati jalur tersebut karena tidak ada pilihan lain. Belum lagi di kawasan itu sering terjadi longsor yang sangat riskan bagi keselamatan pengendara.

YARA meminta eksekutif dan legislatif tidak mengabaikan pentingnya infrastruktur di wilayah tersebut yang menghubungkan ke ibu kota provinsi. Oleh karena itu, YARA perwakilan beberapa daerah di barat selatan memperingatkan Pemerintah Aceh dan DPRA dengan somasi publik untuk membangun terowongan tersebut. Paling lambat sudah ada usulan perencanaan dalam pembahasan anggaran perubahan tahun 2020.

YARA menilai, pemerintah perlu melakukan pemerataan pembangunan dan akses infrastruktur di barat selatan sama seperti di kabupaten/kota lainnya di Aceh. Salah satu yang diidamkan ialah realisasi terowongan Geurute yang telah diwacanakan sejak lama.

Selain itu, YARA juga menunggu hasil kinerja anggota DPRA dari daerah pemilihan di barat selatan dalam memperjuangkan terowongan tersebut.

“Kami menunggu hasil kerja anggota DPRA dari barat selatan, jika tahun depan tidak ada perkembangan paling tidak masuk dalam anggaran perencanaan pembangunan di APBA perubahan 2020 maka kami desak untuk mundur saja dari DPRA biar digantikan oleh yang mampu memperjuangkan terowongan Geurutee,” desak Irfan, Ketua YARA Aceh Singkil.

Somasi tersebut dilayangkan bersama oleh YARA Perwakilan Aceh Barat dan Aceh Jaya, YARA Perwakilan Nagan Raya, YARA Perwakilan Abdya, YARA Perwakilan Subulussalam, YARA Perwakilan Aceh Singkil, dan YARA Perwakilan Simeulue.[]

KOMENTAR FACEBOOK