Keranji, Buah Langka yang Banyak Ditemui di Lhoknga Aceh Besar

Ada yang tahu atau pernah makan buah ceuradih (Aceh) atau asam keranji? Pasti tidak semua dari kalian tahu atau pernah makan buah yang satu ini. Dalam bahasa Inggris asam keranji dikenal sebagai velvet tamarind. Mengacu pada daging buahnya yang lembut semacam beludru cokelat. Rasanya mirip asam jawa, manis-asam.

Namun, dibandingkan dengan asam jawa, asam keranji lebih manis, lebih kering teksturnya, dan berdaging lembut. Daging buah semacam beludru cokelat itu menyelimuti bijinya yang kecil.

Buah yang satu ini memang tergolong langka. Asam keranji adalah tumbuhan tropis. Tumbuhan ini tumbuh secara alami di Thailand, Malaysia, dan Indonesia, yakni di Kalimantan, Jawa, dan Sumatera, salah satu daerah Sumatera juga ada di Aceh.

“Buah keranji ini kalau di Aceh mungkin hanya ada di daerah hutan Lhoong, Aceh Besar dan di hutan pegunungan gunung Gerutee, Aceh Jaya,” sebut Aisyah salah satu penjual keranji di Lhoknga kepada aceHTrend pada Selasa (15/10/2019).

“Buah ini hanya ada dijual di sepanjang jalan Banda Aceh ke Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar. Harga buah ini mulai dari 5.000 sampai 10.000 per ikat, tergantung ukuran ikatannya,” terang Aisyah.

Dikatakan Aisyah juga buah ini sudah menjadi buah ciri khas daerah Lhoknga. Banyak wisatawan lokal dan wisatawan asing singgah ke Lhoknga untuk mencicipi buah keranji.

Buahnya seukuran anggur, keras dan padat. Biji buahnya menyerupai biji semangka. Beberapa memiliki dua biji. Biji-biji ini mengkilap, dilapisi dengan lapisan tipis dari pati.

Walau enak dimakan, buah asam keranji sulit dipetik. Pohonnya besar dan tingginya dapat mencapai 35 meter. Untuk menikmati buah ini, biasanya mengais di sela-sela daun kering yang jatuh.

Bagi wisatawan yang sedang berkunjung di Banda Aceh dan sekitarnya jangan lupa mencoba rasa buah keranji yang rasanya asam manis dan pastinya juga memiliki segudang manfaat untuk kesehatan.

Puluhan pedagang buah keranji itu mudah ditemui jika Anda ingin menuju kawasan objek wisata Pantai Lhoknga. Sepanjang kiri kanan jalan akan nampak terpajang buah keranji di pondok-pondok para penjual. Dari arah Banda Aceh jaraknya sekitar 30 menit berkendara.

‚ÄúSelain banyak manfaat untuk kesehatan buah ini juga enak dimakan sebagai pengganti permen. Rasanya agak asam-asam dan sedikit manis. Jadi ini bisa menemani saat kita berkendara,” kata Teuku Fadil, salah seorang pembeli kepada aceHTrend di lokasi.[]

Editor : Ihan Nurdin