Aceh Masih Miliki Potensi Besar Migas di Cekungan North Sumatera Basin

ACEHTREND.COM,Banda Aceh-Bambang Setiawan, ST, M.Eng.Sc. Ph.D., Koordinator Program Studi Teknik Geologi, Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Kamis (17/10/2019) mengatakan bahwa cekungan North Sumatera Basin (NSB) yang sebagian besar berada di wilayah Aceh, memiliki potensi migas sebesar 5 miliar barrel.

Hal ini disampaikan oleh Bambang Setiawan pada kegiatan seminar nasional tentang Sinergi Universitas, Industri, dan Pemerintah Aceh dalam Menemukan Sumber Cadangan Migas Baru di North Sumatra Basin dan Meulaboh Basin. Kegiatan yang diikuti ratusan peserta ini berlangsung di Aula Bappeda Aceh, dan diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Geologi Unsyiah.

Dalam penyampaian materinya, Bambang mengatakan juga, kawasan cekungan NSB yang memiliki potensi 5 miliar barrel, sebagian besar cekungannya berada di pantai timur Aceh.

Di bagian lain, Aceh juga terdapat Meulaboh Basin yang posisinya kurang lazim dalam konsep petroleum system dan masih perlu usaha lebih untuk mengenalinya secara detail. Tetapi lanjutnya, Conrad Petroleum telah berani berinisiasi untuk mengakuisisi wilayah tersebut.

Potensi-potensi cadangan tersebut, tentu hal yang sangat berarti bagi Aceh dan Indonesia serta intenasional. Terlebih lagi sejak tahun 2003, Indonesia mengalami defisit migas, sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan konsumsinya. Untuk itu, dibutuhkan usaha untuk pemanfaatan energi baru dan terbarukan, serta mengeksplorasi kawasan-kawasan yang memiliki prospek cadangan hidrokarbon.

“Dalam banyak pengalaman, persoalan pemanfaatan migas bukan pada kendala modal dan teknik pengambilannya. Tapi lebih banyak pada persoalan komunikasi,” ujar Bambang. []

KOMENTAR FACEBOOK