Wali Kota Resmikan Museum Lhokseumawe

@aceHTrend/Mulyadi Pasee

ACEHTREND.COM, Lhokseumawe – Wali Kota Lhokseumawe, Suadi Yahya, meresmikan Museum Lhokseumawe di depan Masjid Islamic Center kawasan Jalan T Hamzah Bendahara, Gampong Mongeudong. Kecamatan Banda Sakti, Jumat sore (18/10/2019).

Selain menandatangani prasasti sebagai tanda peresmian museum, Suadi Yahya juga melakukan pemotongan pita sekaligus menandai dibukanya museum untuk masyarakat umum.

Suadi Yahya kepada awak media usai peresmian mengatakan, kehadiran museum ini untuk mengumpulkan benda-benda bersejarah agar terawat. Kehadirannya tak terlepas dari kerja keras semua pihak.

“Keberadaan museum sangatlah penting dan bermanfaat sebagai sarana edukasi dan pembelajaran sejarah bagi anak-anak dan generasi Aceh khususnya Kota Lhokseumawe,” ujar Suadi Yahya.

Meskipun saat ini Museum Lhokseumawe dengan keterbatasan prasarana dan sarana, Pemko Lhokseumawe akan terus membenahinya.

Pengelola museum juga menggelar Pameran Seni Budaya di lokasi museum hingga 20 Oktober 2019. Dengan adanya pameran ini diharapkan bisa memperkaya pengetahuan pengunjung mengenai sejarah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe, Nasruddin, menyebutkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh agark bisa membantu Museum Lhokseumawe, termasuk pemugaran situs sejarah.

“Sekarang yang dipamerkan di Museum ini berupa pedang, tempat tidur, dan lainnya, itu memang milik Museum Kota Lhokseumawe. Tetapi seperti Alquran yang tulisan tangan dan uang logam, itu partisipasi dari masyarakat untuk bisa dipamerkan,” ungkap Nasruddin.

Nasruddin mengakui banyak benda-benda yang dipamerkan saat ini adalah hasil partisipasi masyarakat. Pihaknya akan bekerja sama dengan instansi terkait lainnya untuk melestarikan koleksi museum. dipajangkan dalam Museum.

“Kita nanti juga akan melakukan penataan halaman museum, supaya lebih terlihat rapi dan nyaman dikunjungi masyarakat,” pungkasnya.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK