Apa Karia: Duk Beuseungap, Bek Karu!

Zakaria Saman (Tribunnews)

ACEHTREND.COM,Banda Aceh- Mantan Menteri Pertahanan GAM Teungku Zakaria Saman, Selasa (22/10/2019) mengajak orang Aceh untuk belajar banyak hal dari Pilpres 2019. Dia juga menyerukan agar ke depan isu agama tidak perlu lagi dibawa-bawa ke dalam kampanye politik kekuasaan. Karena semua itu hanya kamuflase untuk menyaru di depan rakyat.

Kepada aceHTrend, Pengikut Hasan Tiro tersebut mengatakan, ketika musim pemilu agama selalu dijadikan sebagai alat oleh para orator kampanye. Padahal yang berteriak tentang agama di dalam kampanye, telah dibayar.

Dia mengatakan, hari ini, setelah kontestasi selesai, terlihatlah bahwa apa yang pernah diteriakkan kala kampanye semuanya kebohongan.

“Nyan kalon, nyan wate takalon barosa nyan, sang-sang di ureung Aceh “nabi” geuh keu Prabowo, nyang blahdeh sang-sang “nabi” keu Jokowi. Uroenyoe awak nyan kadimeusaboh. Toh teuma “nabi”? (Lihatlah, ketika pemilu, seakan-akan bagi orang Aceh Prabowo adalah “nabi”, di sebelah sana, Jokowi seakan-akan “nabi”. Sekarang lihatlah. Mereka sudah bersatu lagi. Lalu siapa di antara mereka yang “nabi”-red),” ujar Zakaria Saman.

Dalam kesempatan itu, ke depan ia berharap agar orang Aceh cerdas dalam berpolitik. Pilihlah siapapun yang disenangi, tapi ikutlah siapapun yang menang.

“Makajih dari awai ka lon peugah, bek karu-karu. Duk beuseungap. Nyoe geutanyoe meupake gara-gara nyan, awak jeh dimeuseunang-seunang keudrojih (tak perlu bertengkar hanya karena politik. Santai saja. Lihatlah, kita di sini ribut dengam sesama, di sana mereka malah bersenang-senang-red),” imbuh Zakaria Saman.

KOMENTAR FACEBOOK