Milenial sebagai Estafet dalam Menyebarluaskan Nilai Budaya Aceh

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Estafet untuk kelanjutan terjaganya nilai budaya Aceh di masa yang akan datang, sangat tergantung pada generasi muda yang sekarang dikenal dengan milenial. Oleh karena itulah, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh menggelar Malam Apresiasi Budaya Aceh 2019.
Dibuka dengan penampilan tari seudati, acara ini berlangsung meriah di Gedung Tertutup Taman Seni dan Budaya Aceh, pada Jumat malam (25/10/2019).

Sejumlah penampilan seni tari dan hiburan seperti tari kolaborasi, drama, hingga hiburan dari OH Squad dan Apache13 juga hadir di malam tersebut yang merupakan puncak dari gelaran program Estafet Budaya Aceh 2019.

Menurut laporan Ketua Panitia Acara, Hafnidar, program ini berlangsung sejak 13 September-25 Oktober dan pada malam hari ini sebagai acara puncak.

“Dalam rentang waktu tersebut, kita sudah melakukan roadshow budaya ke sekolah dan kampus, serta mengadakan lomba foto Instagram, film pendek dokumenter, dan penulisan blog. Alhamdulillah antusias milenial cukup tinggi dalam mengikuti kegiatan yang kami adakan, bahkan tercatat ada sekitar 100 lebih karya foto, 30 film pendek, dan 60 tulisan di blog yang kami terima. Insyaallah, malam ini kita akan umumkan dan memberikan apresiasi bagi para pemenang lomba,” ujar Afnidar saat menyampaikan laporannya.

Selain itu, juga ada pemberian penghargaan bagi pera milenial yang dianugerahkan sebagai estafet Nilai Budaya Aceh 2019. Ada lima kategori penganugerahan yang diberikan yaitu, untuk kategori kolektor barang budaya, pengrajin, bloger, YouTuber, dan entrepreneur muda yang menghasilkan produk mengandung nilai budaya Aceh.

Kegiatan ini ditutup oleh Kadisbudpar Aceh yang diwakili oleh Kabid Seni dan Nilai Budaya, Irmayani sekaligus memberikan piagam penghargaan bagi milenial terpilih dalam melanjutkan estafet nilai budaya Aceh.

“Zaman boleh berubah, tapi kebudayaan kita terus dilestarikan sesuai dengan perkembangan zaman. Di sinilah perannya kaum milenial sebagai estafet dalam menyebarluaskan nilai budaya Aceh,” pesan Irmayani saat menutup acara.[]

Editor : Ihan Nurdin