DPR Aceh Desak Plt Gubernur Evaluasi Peruntukan Dana Otsus

Anggota DPRA Sulaiman SE

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Fraksi Partai Aceh (PA) Sulaiman SE meminta Pemerintah Aceh dalam hal ini Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah dan jajarannya, segera memublikasikan kegiatan-kegiatan yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus sejak digelontorkan tahun 2008 silam. Hal itu disampaikannya mengingat Otsus Aceh untuk tahun 2020 sudah diteken oleh Presiden Jokowi sebesar Rp8,3 triliun.

“Ini perlu segera diumumkan oleh Pemerintah Aceh sebagai bahan evaluasi jelang berakhirnya masa penerimaan Otsus yang akan berakhir pada tahun 2027,” ujarnya, Senin (28/10/2019).

Setelah program yang selama ini didanai oleh Otsus dipublikasi dan dievaluasi secara menyeluruh, akan terlihat kesiapan Aceh dalam menghadapi kekosongan Otsus ke depan.

“Di sini akan terjawab apakah Aceh siap ‘berdiri di kaki sendiri’ atau tidak, jika pun belum mampu, maka masih ada waktu untuk diperbaiki peruntukan Otsus Aceh selama tujuh tahun ke depan, menurut saya ini sangat perlu dilakukan demi kemaslahatan masa depan Aceh ke depan. Semua pihak berharap, meski Otsus berakhir, Aceh tidak akan kalang kabut mencari sumber dana untuk seluruh pembiayaan kebutuhan program yang akan dipersembahkan kepada masyarakat ke depan,” sambung mantan ketua DPRK Aceh Besar ini.

Kendatipun Otsus tidak jadi berakhir di tahun 2027, evaluasi penggunaan Otsus selama ini juga sangat penting dilakukan guna melihat sejauh mana efektivitas penggunaan anggaran yang lahir pascadamai itu.

“Masyarakat wajib mengetahui peruntukan dana Otsus yang sudah digelontorkan selama ini,” pungkasnya.

Terhitung sejak tahun 2008 hingga tahun 2020, Pemerintah Pusat telah menggelontorkan Otsus ke Aceh sebesar lebih kurang Rp80 triliun lebih, belum lagi anggaran yang bersumber dari hasil lainnya yang sudah diperuntukkan untuk Aceh.

“Dari tahun 2008 hingga 2018, total sekitar Rp66,5 triliun, tahun 2019 Otsus Aceh sebesar Rp 8,357 triliun dan tahun 2020 nantinya Dana Otonomi Khusus Aceh sebesar Rp8,3 triliun,” katanya.

Dengan momentum sudah dilantiknya anggota DPR Aceh yang baru, maka ia berharap saran evaluasi peruntukan dana Otsus yang selama ini sudah dikerjakan perlu adanya pertimbangan serius dari kepala Pemerintahan Aceh beserta jajarannya.

“Jangan sampai di ujung cerita, peng kabeh geutanyoe baro sadar,” demikin kata Sulaiman.[]

KOMENTAR FACEBOOK