Penjelasan PT SBA Soal Sisa Tumpahan Batu Bara di Pantai Lhoknga

Anggota Lhoknga Surf Team mengumpulkan sisa batu bara di area pantai. @ist

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – PT Solusi Bangun Andalas (SBA) memberikan penjelasan terkait pembersihan tumpahan batu bara di pantai Lhoknga dan Lampuuk yang dipertanyakan oleh anggota Lhoknga Surf Team.

Coorporate Communications PT SBA, Faraby Azwany, mengatakan pembersihan tumpahan batu bara akibat karamnya kapal tongkang pengangkut bahan bakar tersebut pada Juli 2018 lalu, telah dilakukan di area bibir pantai hingga kedalaman dua meter.

Pembersihan itu menurutnya juga melibatkan masyarakat, dipimpin langsung oleh Panglima Laot Lampuuk. Berdasarkan hasil diskusi seluruh tim yang terlibat, pembersihan tumpahan batu bara akan dilakukan dalam dua tahapan.

“Sebelumnya pada 26 Juni 2019, sebuah survei gabungan telah dilakukan oleh tim yang terdiri atas Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, penegak hukum, P&I, dan PT SBA, serta komite penanggulangan tumpahan batu bara, untuk memantau hasil pembersihan yang telah dilakukan. Metode pembersihan tahap selanjutnya juga sudah dievaluasi, dan pembersihan akan dilakukan dalam waktu dekat sesuai mekanisme dan teknis pelaksanaan yang disepakati,” ujarnya kepada aceHTrend melalui siaran pers, Rabu (30/10/2019).

Jadwal sosialisasi pembersihan tahap dua akan dilakukan pada tanggal 14 November 2019 kepada seluruh tim gabungan dan masyarakat di bawah koordinasi DLHK Provinsi Aceh.

SBA kata Faraby, terus berkoordinasi dengan DLHK Provinsi Aceh sebagai ketua tim yang mengkoordinasikan proses pembersihan ini, serta mendukung seluruh mekanisme yang ada sesuai dengan kesepakatan yang telah didiskusikan bersama seluruh tim.

“Dalam menjalankan bisnis dan operasional, SBA selalu mengedepankan tata kelola perusahaan yang baik dan menaati peraturan hukum yang berlaku, serta memprioritaskan keselamatan dan pemeliharaan lingkungan dengan bertanggung jawab. Manajemen SBA terus meningkatkan berbagai upaya untuk memastikan keselamatan dan operasional yang berkelanjutan bagi seluruh karyawannya, warga masyarakat sekitar, maupun para kontraktor yang terlibat dalam kegiatan operasi bisnis,” ujarnya.[]

Editor : Ihan Nurdin