Kasus Mursidah, KOMPAK: Jangan Bungkam Rakyat Ungkapkan Kebenaran

Ketua KOMPAK Ody Yunanda

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Kasus yang menimpa Mursidah, seorang ibu rumah tangga asal Gampong Meunasah Mesjid Cunda, Kota Lhokseumawe yang harus berhadapan dengan hukum karena memprotes keberadaan pangkalan gas nakal di kotanya mulai menarik perhatian publik.

Komite Mahasiswa dan Pelajar Kutamakmur (KOMPAK) Aceh Utara turut angkat bicara. Ketua KOMPAK, Ody Yunanda, mengatakan apa yang dilakukan Mursidah sesuai dengan anjuran Pertamina yang meminta masyarakat turut mengawal penyaluran LPG 3 kg. Dengan memberikan laporan bila ditemukan dugaan tindak kecurangan disertai bukti.

Namun menurutnya, tuntutan JPU terhadap Mursidah dinilai lucu dan tidak masuk akal.


“Ini hanya membungkam suara rakyat untuk mengungkap kebenaran,” kata Ody melalui keterangan tertulis yang diterima aceHTrend, Jumat (1/11/2019).

Dengan adanya kasus ini kata Ody, akan membuat masyarakat semakin takut melaporkan tindak melanggar hukum yang dilakukan oknum-oknum tertentu.

“Semakin aneh–aneh saja hukum di negeri ini,” ungkap pria yang kerap disapa Ody Cempeudak itu.

Dalam hal ini, pihaknya meminta hakim yang menangani kasus tersebut untuk memvonis bebas Mursidah dengan alasan keadilan.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK