Disbudpar Aceh Gelar Pelatihan Kreativitas Cinderamata untuk Pengrajin

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh mengadakan pelatihan kreativitas cinderamata untuk pelaku wisata, khususnya para pengrajin. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari di Al-Hanifi Hotel, Selasa (5-6/11/2019).

Menurut Kasi Pengembangan SDM Kepariwisataan, Nita Verawati, para peserta yang mengikuti pelatihan ini sebanyak 55 orang yang berasal dari para pengrajin yang ada di Banda Aceh dan Aceh Besar.

“Di sini kita akan dilatih cara meningkatkan kualitas produk oleh dua narasumber yang didatangkan langsung dari Yogyakarta, yaitu Dhani Kurniawan dan Hamdi Zakaria Yasin,” ujar Nita saat menyampaikan laporan panitia di hadapan peserta.

Pariwisata yang merupakan sektor devisa kedua negara saat ini, memberi peluang besar bagi para pengrajin untuk menjual produk mereka. Terutama produk cinderamata yang banyak dicari oleh wisatawan.

Oleh karena itu, supaya produk yang ditawarkan para pengrajin lokal berkualitas, maka pihak Disbudpar mengadakan pelatihan ini sebagai upaya meningkatkan kapasitas pengrajin. Tidak hanya dari segi produk, tapi juga dari pelayanan dan pemasarannya sehingga para pelaku UKM di Aceh dapat merasakan dampak positif dari berkembangnya usaha pariwisata ini.

Pihak Disbudpar Aceh berharap para peserta mendapatkan ilmu baru dari para narasumber dan bisa diterapkan dalam produk mereka.

Hal itu disampaikan Ismail SPd yang mewakili Kadis Disbudpar Aceh saat membuka acara. Dia juga menyampaikan produk cinderamata yang dibuat hendaknya mudah dibawa, barangnya kecil, etnik, murah, dan gampang ditemukan wisatawan.

“Misalnya seperti gelang, gantungan kunci, tas, lampu hias, dan souvenir yang mudah untuk dibawa pulang sebagai oleh-oleh. Namun, tentunya tidak mengabaikan kualitas dan kekhasan dari produk tersebut,” kata Ismail kepada para peserta.

Dalam kegiatan ini, semua peserta membawa barang-barang produk kerajinan yang mereka buat dan ditunjukkan ke peserta lain agar sesama pengrajin bisa saling berkolaborasi.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK