Ancam Usir Warga Non Aceh, Dua Pria Diringkus di Bireuen

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Tim Reskrimsus Polda Aceh bekuk dua
pelaku pembuat dan penyebar video meresahkan yang berisi maklumat pengusiran warga yang bukan asli Aceh keluar dari Tanah Rencong. Mereka adalah YIR dan RD, ditangkap di Gampong Cot Rabo, Peusangan, Bireuen, Kamis (7/11/2019).

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Ary Apriyono, dalam konferensi pers, Kamis (7/11/2019) menyampaikan kedua tersangka telah membuat dan menyebarkan video meresahkan di akun media sosial yang berisi tuntutan kemerdekaan Aceh Darussalam.

Menurut Ary, kasus ini diungkap Tim Reskrimsus Polda Aceh. Berawal pada September 2019, tersangka mengungah video provokatif berupa ujaran kebencian di media sosial. Kedua tersangka berinisial YIR dan juga RD. Tersangka ditangkap sekitar Pukul 10.25 WIB di Gampong Cot Rabo Baroh, Kecamatan Peusangan, Bireuen.

“Kronologis kejadian sekitar bulan September tanggal 17, tersangka menyebarkan video seruan agar warga non etnis Aceh agar keluar dari Aceh. Seruan itu disampaikan melalui sebuah akun Facebook,” kata Ary, saat melakukan komprensi pers.

Menurut Ary tersangka telah melanggar UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) tentang masalah yang berhubungan dengan SARA dan ujaran kebencian. Dalam video tersebut, keduanya sempat mengatakan bahwa warga bukan etnis Aceh agar keluar dari wilayah Aceh sampai batas tanggal 4 Desember 2019, jika tidak keluar [mereka] akan mengambil tindakan kekerasan, sembari memperlihatkan senjata api.

Keduanya melanggar pasal 45 A ayat (2) junto 28 ayat (2) sesuai dengan UU RI Nomor 19 Tahun 2016 perubahan atas UU RI Nomor 19 tahun 2008 tentang ITE.

Di samping itu keduanya juga dikenai pasal 1 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 tahun 1951, tentang kepemilikan senjata api secara ilegal.

“Di dalam pasal 45 A ayat 2 junto 28 ayat 2 bersangkutan diancam hukuman penjara maksimal 6 tahun kemudian di pasal UU Darurat ancaman hukuman seumur hidup maksimal 20 tahun,” ujarnya.

Dalam penangkapan itu polisi juga mengamankan barang bukti satu pucuk senpi rakitan laras pendek, enam butir peluru, dan beberapa barang bukti lainya.[]

KOMENTAR FACEBOOK