Ikatan Notaris Indonesia-Aceh Siap Menyongsong Qanun LKS

@aceHTrend/Taufan Mustafa

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Pengurus Wilayah Ikatan Notaris Indonesia (INI) Aceh periode 2019-2022 resmi dikukuhkan pada Kamis (7/11/2019).

Pengukuhan yang berlangsung di salah satu hotel di Banda Aceh itu mengangkat tema “Pengwil INI Aceh siap menggalang persatuan untuk bersinergi menyongsong era 2020 dalam segala bidang bernapaskan Islam”.

“Kita ingin notaris Indonesia di Aceh ini lebih bagus, lebih bermartabat, dan menjaga kekuatan internal kita yang lebih bersyariat, lebih kompak dan memiliki nilai kekeluargaan, dan kita akan melakukan pembinaan terhadap internal kita terhadap pengetahuan syariah,” kata Ketua INI terpilih, Nila Rufaida SH, kepada aceHTrend, didampingi Sekretaris INI TM Ali Bahar.

Menurutnya, pada tahun 2020 semua perbankan konvensional harus dikonversi ke sistem perbankan syariah sebagaimana diatur dalam Qanun Lembaga Keuangan Syariah. Hal ini membuat INI harus melakukan pembinaan kepada anggotanya agar bisa bersinergi dalam pembangunan Aceh di segala sektor. Kehadiran Qanun Lembaga Keuangan Syariah harus turut disosialisasikan kepada semuga anggota INI.

“Intinya kita sangat menyambut baik atas diberlakukan syariat Islam di Aceh sehingga kami akan menyesuaikan diri dengan program-program yang dilakukan Pemerintah Aceh khususnya syariat Islam. Kita kan berbasis syariat Islam, sehingga mau tidak mau organisasi kita terlibat, sehingga kita akan melakukan sosialisasi dan pelatihan kepada anggota, karena 2020 itu berlaku untuk semua perbankan mesti berbasis syariah,” katanya.

Konversi sistem perbankan dari konvensional menjadi syariah merupakan ketentuan hukum yang harus diikuti oleh semua pihak, tak terkecuali INI. Karena itu pembekalan mengenai pengetahuan syariah kepada para anggota INI sangat diperlukan.

“Ke depan semua perbankan sistemnya syariah, sehingga semua operasional bank pihak ketiganya rata-rata menggunakan jasa notaris, misalnya pengikatan perjanjian dan segala macamnya, jadi kita di Ikatan Notaris Indonesia Aceh, mempersiapkan anggota untuk melakukan penyesuaian tentang syariah, maka kita akan memberikan pelatihan terhadap anggota,” kata Nila.

INI kata Nila, siap menyongsong perubahan tersebut dan mau tidak mau haris siap. Apalagi pekerjaan notaris itu langsung berhadapan dengan masyarakat sehingga dalam hal ini mereka juga perlu mengedukasi masyarakat mengenai persoalan tersebut.

“Kami memberikan ruang konsultasi bagi masyarakat, dan memberikan kepastian hukum terhadap masyarakat,” sebutnya.

Notaris merupakan salah satu pejabat yang ditunjuk untuk memberikan kepastian hukum bagi semua lapisan masyarakat. Sementara itu, masyarakat dari kalangan menengah ke bawah umumnya masih sangat awam dengan persoalan hukum karena itu perlu adanya edukasi.

Pengukuhan itu dihadiri sekitar 55 orang anggota dari perwakilan seluruh daerah di Aceh. Usai pengukuhan pihaknya juga langsung melakukan rapat untuk merancang program kerja tahunan.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK