Peringati HKN, 120 Siswa SMAN 5 Abdya Diperiksa Golongan Darah

@aceHTrend/Masrian Mizani

ACEHTREND.COM, Blangpidie – Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) memeriksa golongan darah 120 siswa kelas tiga di SMAN 5 Abdya di Kecamatan Tangan-Tangan. Pemeriksaan darah ini dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55, Jumat (8/11/2019).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Abdya, Muslizar MT dan Kepala Dinas Kesehatan Abdya, Safliati.

Dalam sambutannya Muslizar mengatakan, pemeriksaan golongan darah terhadap siswa perlu dilakukan agar siswa mengetahui apa golongan darah mereka. Penyesuaian golongan darah menjadi salah satu syarat penting untuk mendonorkan darah atau menerima transfusi darah.

“Darah kita itu ibarat air di dalam bak. Jika air itu tidak pernah kita tukar dengan air lain, maka air itu lama kelamaan pasti akan keruh dan kotor, begitu juga halnya dengan darah kita. Maka donor darah itu penting untuk kesehatan kita, karena sehat juga dapat menghadirkan kebugaran bagi siswa dalam belajar. Maka hidup sehat itu harus dimulai dari diri sendiri,” ungkap Pembina Blood For Life Foundation Abdya itu.

Ia mengatakan, selain untuk mendapatkan kesehatan, donor darah juga sangat bermanfaat untuk orang lain yang membutuhkan bantuan darah.

“Donor darah itu bukan hanya untuk kesehatan, tapi juga bisa membantu orang banyak, dan juga mendapatkan pahala dari Allah. Sebab sedekah itu tidak mesti pakai uang, sebab darah kita juga bisa untuk kita sumbangkan kepada orang-orang yang sangat membutuhkan bantuan darah,” ujar Muslizar.

Dalam kesempatan itu, Muslizar juga mengatakan, siswa–siswi di Abdya merupakan calon pemimpin atau penyambung tongkat estafet kepemimpinan Abdya di masa yang akan datang. Oleh sebab itu, generasi muda yang disiapkan tentunya generasi muda yang memiliki kesehatan jasmani dan rohani.

Oleh sebab itu, ia berpesan agar generasi muda Abdya tidak terlibat dan terpengaruh dengan pergaulan-pergaulan yang berdampak negatif bagi kehidupan generasi muda di masa yang akan datang.

“Tentunya kami menginginkan agar anak-anak kami tidak terlibat dalam hal-hal yang bersifat negatif, baik itu pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, pelanggaran hukum, dan lain sebagainya. Intinya, kalian jangan pernah merasa bangga dengan perbuatan-perbuatan negatif dan tercela, sebab kalianlah nantinya yang akan menjadi pewaris yang sah seluruh pembangunan dan kepemimpinan negeri ini,” paparnya.

Menurut Muslizar, pada diri pengguna dan pemakai narkoba tidak ada lagi nilai kasih sayang, bahkan pengguna dan pemakai narkoba itu semakin hari semakin jauh dari perintah Allah.

“Anak-anak kami semuanya harus ingat, tidak ada kesuksesan karena pengaruh narkoba. Malahan paling banyak terjerat dengan hukum dan hilang segalanya, baik hilangnya kasih sayang dari keluarga, hilang harta dan hilangnya masa depan yang cemerlang. Maka oleh sebab itu, dengan bertambahnya prasarana dan sarana belajar, siswa diharapkan untuk terus belajar demi perbaikan hidup di masa yang akan datang. Maka, katakan tidak terhadap narkoba,” pesan putra kelahiran Tangan-Tangan itu.

Terakhir ia mengatakan, persoalan tempat, situasi dan kondisi bagi seseorang menuntut ilmu, itu bukan sebuah alasan untuk menghalangi seseorang itu bisa sukses, sebab sukses itu akan hadir jika seseorang itu bersungguh-sungguh, berani memulai dan dia yakin dengan apa yang dia dimulai itu.

“Meskipun anak-anak kami hari ini sekolahnya di Tangan-Tangan, tapi yakinlah jika kalian bersungguh-sungguh pasti kesuksesan yang akan kalian dapatkan. Maka teruslah belajar dan memperbaiki akhlakul karimah untuk bekal menjalani hidup di masa mendatang,” pungkas Muslizar.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK