12 Jam Menembus Belantara demi Peringati Hari Pahlawan di Makam Cut Meutia

Dandim 0103 Aceh Utara Letkol Inf Agung Sukoco dan Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin bersama tim lainnya sedang berdoa di Makam Pahlawan Nasional Cut Meutia.

ACEHTREND.COM, Lhoksukon – Prajurit TNI Kodim 0103/Aceh Utara bersama anggota Pramuka dan mahasiswa menempuh perjalanan kaki selama 12 jam menembus belantara Aceh Utara agar sampai ke makam Pahlawan Nasional Cut Meutia. Perjuangan berat itu ditempuh demi melaksanakan upacara Hari Pahlawan yang diperingati setiap 10 November 2019 yang jatuh siang tadi, Minggu (10/11/2019).

Biasanya upacara dilaksanakan di Taman Makam Pahlawan di Gampong Blang Panyang, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe.

Menuju ke lokasi makam yang berada di kawasan hutan lindung Gunung Lipeh di Ujong Krueng Keureuto, Kecamatan Pirak Timu, Aceh Utara itu harus melewati sungai dan jalur naik turun bukit. Jalan ke sana belum bisa dilalui dengan kendaraan bermotor.

“Kami berangkat Rabu (9/11/2019) kemarin. Nginap semalam di hutan selama satu malam. Sedangkan anggota Pramuka dan mahasiswa lebih duluan berangkat,” kata Dandim 0103 Aceh Utara Letkol Inf Agung Sukoco kepada awak media, Minggu (10/11/2019).

Agung menyebutkan upacara dilakukan seadanya, tiang bendera dibuat dari kayu dicat warna putih. Baju basah kuyup semuanya dikarenakan dalam perjalanan kondisi hujan.

Mereka secara sukarela ikut bersama tim hanya untuk menghormati Cut Meutia sebagai Pahlawan Nasional. “Ini semua kami lakukan untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan yang gugur melawan penjajah,” ujarnya.

Kegigihan itu muncul dari ucapan presiden pertama RI, Bung Karno, yakni bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya. Kalimat singkat dari Bung Karno ini memiliki makna yang sangat mendalam.

Selain upacara bendera, para prajurit melakukan tabur bunga. Para prajurit dan tim lainnya juga memanjatkan doa bersama di makam pahlawan Cut Meutia.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK