Warga Temukan Jenazah Korban Tsunami di Aceh Barat

Tim PMI dan Babinsa mengevakuasi kerangka jenazah yang ditemukan di ladang warga, Minggu (10/11/2019) @aceHTrend/Sudirman Z

ACEHTREND.COM, Meulaboh – Warga Desa Suak Nie, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat dikagetkan dengan penemuan kerangka jenazah di kebun milik salah seorang warga setempat. Diduga kerangka jenazah tersebut merupakan korban tsunami 15 tahun silam. Kerangka tersebut ditemukan oleh Usman Said (43), warga Desa Suak Nie, saat membersihkan kebun miliknya pada Jumat petang (8/11/2019).

Menurut keterangan Usman Said, kerangka jenazah itu ditemukan saat dirinya sedang membersihkan lahan bedengan tempat bibit padi.

“Saat saya cangkul tiba-tiba saya melihat ada kantong mayat. Setelah saya buka ternyata memang ada kerangka manusia, tulang-tulang dan kerangka kepala,” kata Usman.

Usai ditemukan, Usman kemudian langsung pulang untuk memberitahukan kepada kepala dusun. Tindakan selanjutnya meminta PMI untuk membantu evakuasi temuan tersebut.

Setelah menerima laporan warga, PMI bersama Babinsa dan sejumlah warga pada Minggu siang (10/11/2019) langsung turun ke lokasi untuk mengevakuasi kerangka jenazah tersebut yang kemudian dikebumikan kembali di pemakaman umum.

Pengurus PMI Aceh Barat, Romi Saputra Jaya, Minggu (10/11/2019) kepada wartawan menjelaskan, usai menerima laporan masyarakat pihaknya berkoodinasi dengan tim relawan PMI yang kemudian langsung turun ke lokasi.

“Kita menemukan satu kerangka atau jenazah manusia di Gampong Suak Nie. Diduga salah satu korban tsunami masa lalu. Setelah dievakuasi, kita berkoordinasi dengan masyarakat setempat untuk dikebumikan kembali,” jelas Romi Saputra Jaya.

Romi menjelaskan, pihaknya tak bisa memastikan kerangka jenazah tersebut laki-laki atau perempuan karena kondisinya hanya tersisa tulang-tulang dan tengkorak.

“Yang pasti itu satu orang, kita tidak tahu apakah laki-laki atau perempuan, tapi dia memakai kaos warna merah,” kata Romi Saputra.

Pantauan aceHTrend, Minggu siang (10/11), kerangka tersebut dievakuasi ke lokasi kantor Desa Suak Nie, sesaat kemudian dikebumikan kembali di pemakaman umum desa setempat. Kerangka jenazah itu berbalut kaus merah berlambang PDI Perjuangan.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK