5 Seduhan Kopi Khas Aceh yang Wajib Dicoba

Telur kocok Lameu @aceHTrend/Mirza Safwandi

Kopi tidak dapat dipisahkan dari kehidupan orang Aceh. Minum kopi sudah menjadi budaya turun-temurun bagi masyarakat Aceh. Tidak heran jika berkunjung ke Aceh, maka Anda akan menemukan banyak sekali warung kopi di mana-mana.

Tidak hanya disukai kaum laki-laki, budaya minum kopi juga sudah menjadi kebiasaan bagi kaum perempuan di Aceh. Bukan hanya kalangan orang tua, minum kopi juga sama-sama diminati oleh kalangan muda bahkan para remaja.

Seiring perkembangan zaman, sajian minuman kopi tidak hanya dalam bentuk seduhan kopi hitam biasa saja. Dewasa ini semakin banyak muncul variasi seduhan kopi seiring dengan semakin menjamurnya warung kopi yang ada di Aceh.

Berikut ini lima sajian istimewa kopi yang tak boleh Anda lewatkan saat berkunjung ke Aceh:

1. Kupi Khop

Seduhan kopi ini memang terbilang sangat unik. Bagaimana tidak, seduhan kopi disajikan dengan gelas terbalik beralaskan lepek atau piring kecil.

Kopi khop terbuat dari kopi jenis robusta dengan campuran gula. Namun ada juga yang ditambahkan susu untuk menghasilkan citarasa berbeda.

Cara minumnya pun terbilang unik, yaitu dengan menggunakan pipet. Untuk mengeluarkan kopinya, kita harus terlebih dahulu meniupnya pelan-pelan sambi lengangkat sedikit gelasnya, ketika kopinya sudah keluar barulah siap untuk diseruput.

2. Nirapresso

@aceHTrend/Ihan Nurdin

Minuman kopi jenis ini terbilang masih baru di Aceh. Walaupun masih baru banyak sekali muda-mudi menggemari minuman kopi andalan Moorden Coffee Banda Aceh ini.

Nirapresso merupakan kopi espresso bercampur air nira yang disajikan dalam keadaan dingin. Aroma nira tercium harum tajam dan kuat. Untuk kopinya, dipakai biji kopi arabika dari Tanah Gayo. Saat disajikan ke pelanggan, air nira terlihat di bagian bawah dan warna hitam kopi terdapat di atas.

Setelah diaduk, dua jenis minuman ini bercampur dan warnanya menjadi cokelat muda. Rasa manis bercampur dengan aroma kopi khas Gayo menambah kenikmatan kopi nirapresso ini.

3. Kopi Pala

@Instagram/Pala Coffee

Tak jauh berbeda dengan nirapresso, kopi pala merupakan jenis sajian kopi yang baru-baru ada di Aceh juga. Kopi pala adalah kopi yang diseduh dengan bubuk kopi arabika dicampur dengan ekstrak buah pala. Soal rasa tidak ada duanya dan pastinya tidak ditemukan di tempat lain selain di Aceh.

Ekstrak buah pala menjadi bahan baku kopi pala yang diproduksi langsung di daerah Aceh Selatan. Proses menjadi ekstrak dilakukan dengan melakukan fermentasi daging pala dan kualitasnya akan semakin bagus sering semakin lama dilakukan fermentasinya.

Walaupun pendatang baru, jenis kopi dengan rasa pala ini banyak digemari oleh para pecinta kopi baik pecinta kopi di Aceh sendiri maupun para pendatang. Khas kopi yang nikmat dan dapat menghilangkan stres ini membuat para pelanggan ketagihan untuk mencobanya lagi

4. Kopi Sanger

@aceHTrend/Ihan Nurdin

Lagi-lagi, kopi jenis sanger ini hanya ada di Aceh. Sanger merupakan campuran kopi hitam jenis robusta, krim kental manis, dan gula. Secara fisik, sanger memang mirip kopi susu atau coffee latte. Tak semua para pembuat minuman kopi bisa membuat sanger. Karena untuk membuat sanger takaran kopi, krim kental manis dan gula harus pas.

Konon katanya, nama sanger sendiri memiliki kepanjangan dari kata sama-sama ngerti (sa-nger). Soal ini punya sejarahnya sendiri yang bisa kita ulas di lain waktu. Setelah kopi diseduh dengan saringan dari kain yang bentuknya kerucut, lalu ditambah dengan krim kental manis plus sedikit gula dan dikocok sampai berbuih. Meski sudah bercampur dengan susu, aroma kopi tetap mendominasi. Itulah yang menyebabkan sanger bukan kopi susu biasa.

Namun belakangan ini tidak hanya berbahan kopi jenis robusta, kopi sanger juga disajikan dalam campuran kopi arabika dan krim kental manis. Bedanya, jenis sanger arabika dibuat dengan mesin otomatis. Untuk rasa, kedua jenis sanger ini sama-sama memiliki rasa dengan ciri khas kenikmatan masing-masing yang bisa dinikmati baik seduhan panas maupun dingin.

5. Kopi BMW

@aceHTrend/Mirza Safwandi

Kata BMW sendiri memiliki kepanjangan dari boh manok weng (bahasa Aceh) yang dalam bahasa Indonesia berarti telur ayam kocok. Kopi jenis ini merupakan kopi dengan bahan baku telur ayam kampung, kopi, dan gula.

Telur yang digunakan adalah telur ayam arab ataupun telur ayam kampung. Pertama telur dimasukkan dalam gelas, lalu dikocok menggunakan mixer sampai mengembang berbuih-buih kental. Satelah itu dimasukkan kopi yang sudah disaring dan kopi BMW pun siap untuk dinikmati. Kopi jenis ini terbilang spesial karena kopi ini dapat dijadikan minuman untuk menambahkan stamina.

Walaupun dicampur dengan telur, bau amis dari telur ayam tidak mendominasi rasa kopi BMW ini, sehingga sangat nyaman dan nikmat untuk diminum. Ditemani dengan kue pulut bakar menambahkan kesempurnaan menyeruput kopi jenis ini.

Nah, bagi kalian pencinta kopi jangan lupa nikmati lima jenis seduhan khas kopi Aceh ini. Jangan lupa juga ceritakan ke teman-teman kalian pengalaman menikmati kopi yang ada di Aceh.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK