Pengusaha Ekspor CPO ke India Melalui Pelabuhan Krueng Geukuh

Peresmian Bulking Terminal Facility Pusat Logistik Berikat (PLB) PT Aceh Makmur dan peresmian ekspor perdana minyak sawit (CPO) di Kompleks Pelabuhan Krueng Geukuh @aceHTrend/Mulyadi Pasee

ACEHTREND.COM, Lhoksukon – Sebanyak 6 ribu metrik ton crude palm oil (CPO) alias minyak sawit mentah akan diekspor ke India melalui Pelabuhan Krueng Geukuh, Aceh Utara. Sebelumnya ekspor dilakukan melalui Pelabuhan Belawan, Sumatera Utara.

Direktur PR Aceh Makmur Bersama (AMB), Petrus Budiyanto, mengatakan seharusnya pengiriman CPO dilakukan hari ini, tetapi karena kapal pengangkut masih tertahan akibat adanya kendala di pelabuhan Dumai, Riau dan diperkirakan tiba di Aceh besok, Selasa (12/11/2019), maka proses ekspor baru bisa dilakukan lusa (Rabu).

Setelah kapal tiba di Pelabuhan Krueng Geukuh, langsung akan dilakukan penyaluran CPO dari penampungan milik PT AMB ke kapal. Hari berikutnya baru diberangkatkan untuk kegiatan ekspor tersebut.

“Kegiatan ekspor minyak sawit mentah ini perdana dilakukan melalui Pelabuhan Krueng Geukuh menuju ke Pelabuhan Kandala, India,” kata Petrus Budiyanto, kepada awak media di lokasi pelabuhan, Senin (11/11/2019).

Petrus mengungkapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Just Oil and Grain Pte Ltd, Singapura, selaku pengguna fasilitas terminal PT AMB melalui anak perusahaan lokalnya PT Agritrade Cahaya Makmur sebagai pengusaha yang mengumpul suplier CPO.

CPO yang diekspor itu kata Petrus, dikumpulkan dari Aceh Utara, Aceh Barat, Aceh Timur, Aceh Tengah, dan Kota Lhokseumawe. Dia berharap semakin banyak suplier yang bergabung dan sama-sama memberikan dampak positif untuk CPO Aceh.

“Kami bertekat untuk terus memajukan perekonomian daerah Aceh, terlebih pada industri sawit yang merupakan produk unggulan dalam negeri dan memang mampu bersaing di pasar internasional,” katanya.

Oleh karena itu kata Petrus, dukungan kerja sama dari seluruh pihak merupakan kunci utama agar kelangsungan kegiatan ekspor CPO selalu berjalan lancar.

Dalam kesempatan tersebut juga diresmikan Bulking Terminal Facility Pusat Logistik Berikat (PLB) PT Aceh Makmur Bersama yang dilakukan Plt Gubernur Aceh diwakili Staf Ahli Gubernur Aceh, Bidang Perekonomian, Keuangan dan Pembangunan, Mahyuzar Majid Reuby.

Peresmian itu ditandai dengan menandatangani prasasti yang dilakukan oleh Mahyuzar Majid Reuby didampingi Kadin Aceh, Muzakkir Manaf (Mualem) dan Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib, Bupati Aceh Timur Hasballah M Thaib, dan Wali Kota Lhokseumawe, Suadi Yahya serta undangan lainnya. Selain itu juga ditandai dengan pemotongan pita dan melepas balon ke udara serta menyantuni anak yatim piatu.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK