Harga Sawit di Abdya Berkisar Rp1.000 Per Kilogram

Ilustrasi

ACEHTREND.COM, Blangpidie – Harga tandan buah segar (TBS) sawit di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) sejak sepakan terakhir terus membaik dibandingkan sebelumnya. Kini, harga beli TBS di tingkat petani sudah tembus Rp1.000 per kilogram, setelah setahun lebih mengalami penurunan harga mulai dari Rp500-Rp600 per kilogramnya.

Pengusaha kepala sawit asal Kecamatan Babahrot, Yusran menyebutkan, dengan naiknya harga TBS tersebut petani sawit sudah mulai sedikit lega. Sebab, kenaikan harga itu sangat berdampak pada perekonomian masyarakat kabupaten setempat.

“Petani kebun sawit di Kabupaten Abdya boleh sedikit lega dengan naiknya harga sawit sejak sepekan terakhir ini,” ungkap Yusran, Selasa (12/11/2019).

Yusran yang kini menjabat sebagai anggota DPRK Abdya dari Partai NasDem tersebut mengatakan, harga TBS tingkat petani sejak sepakan terakhir ini dibeli oleh pengusaha (agen) pengumpul dengan harga Rp980 sampai dengan Rp1.000 per kilogram.

Biasanya, agen setiap hari turun ke kebun-kebun masyarakat dengan menggunakan mobil pick up khusus. Kemudian, buah sawit yang sudah dibeli itu, baru dijual kembali ke agen besar yang memiliki gudang. Setelah TBS terkumbul dalam jumlah banyak, TBS itu dijual ke pabrik kelapa sawit.

“Untuk harga pembelian TBS di tingkat pabrik di Kabupaten Nagan Raya sebesar Rp1.200 per kilogramnya. Dengan kenaikan harga TBS kelapa sawit ini petani di desa-desa sudah mulai merawat kembali kebun-kebun mereka. Saat ini petani di kawasan kebun rakyat sibuk melakukan pembersihan dan pemupukan,” ujarnya.[]

Editor : Ihan Nurdin