Kasus Pembunuhan Keluarga di Ulee Madon, Terdakwa Dituntut Hukum Mati

ACEHTREND.COM, Lhoksukon – Terdakwa Aidil Saputra alias Aidil Ginting dengan kasus pembunuhan terhadap istri dan dua anak tiri dituntut hukuman mati oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Lhoksukon dalam persidangan lanjutan di Pengadilan Negeri Lhoksukon, Senin (12/11/2019).

Kasus tersebut terjadi pada Mei 2019 di Gampong Ulee Madon, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara. Korban yaitu istrinya bernama Irawati, dan dua anak tirinya yang bernama Zikra Muniza dan M Yazid.

Sidang tersebut dipimpin ketua majelis hakim T Latiful SH didampingi dua hakim anggota, Bob Rosman SH dan Maimunsyah SH. Sedangkan JPU dari Kejari Lhoksukon, Harri Citra Kesuma, dan terdakwa didampingi dua kuasa hukum Taufik M Noer SH dan Maulina SH.

Jaksa Penuntut Umum, Harri Citra Kesuma mengatakan terdakwa Aidil Ginting terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana sebagaimana dakwaan primer, Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana.

Selain itu, JPU meminta barang bukti berupa tas, pisau lipat, pisau dapur dirampas untuk dimusnahkan, serta juga meminta terdakwa untuk dijatuhi hukuman mati.

Sementara, Kuasa Hukum terdakwa, Taufik M Noer, menyatakan akan mengajukan pembelaan (pledoi) secara tertulis pada sidang lanjutan mendatang.

Majelis hakim menetapkan sidang akan dilanjutkan pada Senin, 18 November 2019 mendatang dengan agenda pembacaan pleidoi.

Pemberitaan sebelumnya, warga Gampong Ule Madon, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, Selasa (7/5/2019) pukul 02.00 WIB dibuat gempar oleh pembunuhan yang dilakukan Aidil Ginting (43) terhadap istri dan dua anak tirinya.

Kemudian tim Polda Aceh dan Polres Lhokseumawe berhasil menangkap Aidil Ginting di kawasan Simpang Lambaro, Aceh Besar saat hendak melarikan diri ke Medan, Sumatera Utara.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK