Mahasiswa Galang Koin untuk Membantu Defisit Anggaran BPJS

@aceHTrend/Sudirman Z

ACEHTREND.COM, Meulaboh – Sejumlah mahasiswa di Aceh Barat melakukan aksi galang koin dari warga untuk “membantu” mengurangi defisit anggaran yang dialami Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Mahasiswa yang menamakan diri Gerakan Mahasiswa Peduli Aceh (GeMPA) itu melakukan penggalanan koin di Simpang Kisaran, Meulaboh, Aceh Barat, Selasa sore (12/11/2019).

Koordinator aksi, Muhammad Abrar saat diminta keterangan menjelaskan, aksi itu sebagai upaya dari mahasiswa untuk membantu mengurangi defisit anggaran yang dialami BPJS.

Menurutnya persoalan yang dialami BPJS saat ini sangat krusial karena membebani masyarakat terkait kebijakan pemerintah menaikkan 100 persen iuran BPJS Kesehatan mulai Januari 2020.

“Sumbangan yang terkumpul ini akan kami serahkan langsung kepada BPJS Kesehatan melalui kantor wilayah yang ada di Meulaboh, supaya bisa membantu mengurangi defisit anggaran, sekaligus mengurangi beban masyarakat karena pemerintah keluarkan kebijakan menaikkan iuran BPJS,” katanya.

Ia mencontohkan, iuran kelas tiga dari Rp22 ribu meningkat menjadi Rp42 ribu. Kata Muhammad, jika pun nanti pihak PBJS tidak bisa menerima sumbangan tersebut maka itu bukan lagi beban bagi mahasiswa karena secara kemanusiaan sebagai mahasiswa sudah ada niat baik untuk membantu.

Muhammad menyebutkan dana yang sudah terkumpul menurut data sementara sebesar Rp194 ribu.

“Masalah mereka mau menerima atau tidak, itu bukan lagi pilihan bagi kami, karena kami niat untuk membantu supaya masyarakat tidak terbebani dengan kebijakan pemerintah,” katanya.

Aksi mahasiswa Aceh Barat ini berawal dari penandatanganan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 tahun 2019 tentang Perubahan Perpres Nomor 82 tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan bahwa kenaikan 100 persen iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang dimulai Januari 2020.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK