Putra Nagan Raya Ini Lulus Sempurna IPK 4.0 di UIN Sunan Kalijaga

Nyak Fadhlullah

ACEHTREND.COM, Yogyakarta – Mahasiswa asal Aceh, Nyak Fadhlullah, menjadi lulusan terbaik dengan IPK sempurna pada wisuda periode 1 tahun akademik 2019-2020 di Gedung Prof. Amin Abdullah UIN Sunan Kalijaga, Kamis (14/11/2019).

Putra pasangan Samsuddin Nyak Cut dan Aisyah A Jalil ini merupakan alumnus UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Ia berhasil menyelesaikan studinya di program magister pada Jurusan Hukum Islam Konsentrasi Hukum Tata Negara UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dengan menempuh studi dalam jangka waktu dua tahun enam bulan, dengan durasi pengerjaan tugas akhir hampir satu tahun, meraih penghargaan cumlaude IPK sempurna 4.0.

Nyak Fadhlullah yang berasal dari Desa Kabu Tunong, Kecamatan Seunagan Timur, Kabupaten Nagan Raya itu, selain aktif di perkuliahan juga giat mengikuti beberapa pendidikan nonformal sejak strata satu. Di antaranya Sekolah Anti Korupsi Aceh (SAKA), Sekolah Gender P2GHA Sunan Kalijaga, Transitional Justice (TJ) School, dan Aceh Institute.

Selain itu juga Short-Course on Korean Politics: Semenanjung Korea dalam Politik Internasional, Departemen Ilmu HI, FISIP UGM, 2018, dan aktif juga di beberapa Organisasi seperti di Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Aceh Yogyakarta dan di For-master (Forum Magister) Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga.

Kegigihannya dalam menuntut ilmu pengetahuan terbukti dengan beberapa kali menerbitkan karya ilmiah di antaranya; Mukhtalif Hadist dalam Pandangan Imam Syafi’i, (Kumpulan Karya Tulis Mahasiswa UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Tahun 2015); Kajian Kriminologi terhadap Penanaman Ganja (Studi Kasus di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang Kabupaten Nagan Raya), Jurnal Legitimasi Vol VI Nomor 1, Januari-Juni 2017; Metode Perumusan Qanun Jinayat Aceh: Kajian Terhadap Pasal 33 Tentang Zina.

Selanjutnya IN RIGHT: Jurnal Agama dan Hak Azazi Manusia, Jurusan Hukum Tata Negara Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Volume. 7, No. 1, November 2017; Presidential Treshold (Discourse Review on Strengthening Presidential Systems in Indonesia), Atlantis Press: Advances in Social Science, Education and Humanities Research, volume 292, Proceeding 1st Aceh Global Conference (AGC 2018).

Di samping itu juga aktif sebagai peneliti di Lembaga Kajian Konstitusi Indonesia (LKKI) Fakultas Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry, Banda Aceh.

“Harapannya agar dapat mengabdikan diri untuk Aceh, membangun Aceh terutama di bidang SDM, untuk mewujudkan hal tersebut saya ingin konsentrasi di bidang akademik dan sedang mempersiapkan diri lanjut ke jenjang Doktoral (S3) melaui jalur beasiswa,” katanya kepada aceHTrend melalui keterangan tertulis.

Ia berpesan, generasi Aceh harus selalu berpikiran terbuka agar tidak terjebak pada klaim-klaim kebenaran yang semu.

“Selain itu juga tidak alergi dengan kritik dan selalu rendah hati,” ujarnya.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK