Laskar Tjut Nyak Dhien Peringati 111 Tahun Wafatnya Tjut Nyak Dhien di CFD

Komunitas Laskar Tjut Nyak Dhien

ACEHTREND.COM, Banda Aceh – Ada kegiatan menarik di kegiatan Car Free Day Banda Aceh edisi Minggu (17/11/2019). Komunitas Laskar Tjut Nyak Dhien ikut meramaikan CFD dan melakukan kegiatan penandatanganan deklarasi dan orasi dalam rangka memperingati 111 tahun wafatnya Tjut Nyak Dhien.

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman didampingi Kadis Sosial Provinsi Aceh, Al Hudri menjadi orang pertama yang menandatangani deklarasi yang diberi nama “Dari Blang Padang ke Lam Padang” tersebut.

Deklarasi memuat beberapa poin dalam rangka mengenang 111 tahun wafatnya Pahlawan Nasional, Tjut Nyak Dhien.

Poin-poin yang tertera pada deklarasi ini adalah poin-poin yang sedang diperjuangkan oleh komunitas Laskar Tjut Nyak Dhien kepada pemerintah, di antaranya, pembangunan monumen Tjut Nyak Dhien di Desa Lam Padang, Peukan Bada Aceh Besar, digelar peringatan hari wafatnya Tjut Nyak Dhien setiap bulan November, wajib berbahasa Aceh sehari dalam seminggu di lingkungan pemerintahan dan sekolah, wajib berbusana khas Aceh dalam seminggu dan pemutaran film Tjut Nyak Dhien di SD dan SMP sederajat setiap tanggal 6 November.

Dalam sambutannya, Aminulllah mengatakan sosok Pahlawan Nasional yang dilahirkan di Lam Padang, 6 November 1848 silam adalah inspirasi bagi generasi saat ini. 

“Selama 32 tahun memimpin pasukan melawan penjajahan Belanda adalah hal yang luar biasa. Tjut Nyak Dhien dikenal memiliki semangat pantang menyerah dan punya siasat perang luar biasa. Sosok kepahlawanannya menjadi inspirasi bagi generasi saat ini,” kata Aminullah.

Wali Kota mengatakan sangat mendukung poin-poin yang tertera dari deklarasi tersebut. Katanya, setiap bulan November harus ada upacara memperingati wafatnya Tjut Nyak Dhien yang diikuti oleh para siswa dan masyarakat umum.

“Lewat peringatan tersebut, ingatan akan sejarah kepahlawanan Tjut Nyak Dhien akan terus segar di ingatan kita. Tujuannya, generasi saat ini mampu meneruskan perjuangan, mengisi pembangunan,” kata Aminullah.[]

Editor : Ihan Nurdin

KOMENTAR FACEBOOK