MAN 3 Pidie Jaya Kembangkan Sistem Otomasi Perpustakaan Berbasis Web

ACEHTREND.COM, Meureudu – MAN 3 Pidie Jaya menggandeng Aceh Library Consultant (ALC) dan Prodi Ilmu Perpustakaan UIN Ar-Raniry untuk mengembangkan sistem otomasi perpustakaan berbasis web. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai Sabtu-Senin (17-18/11/2019).

Koordinator pelaksana bedah Perpustakaan MAN 3 Pidie Jaya, Muhammad Zulkifli, S.IP menjelaskan, pihaknya selama dua hari fokus pada integrasi koleksi dari manual ke sistem otomasi dengan menggunakan aplikasi SchILS yang merupakan sistem otomasi perpustakaan berbasis SLiMS yang khusus dikembangkan sesuai dengan kebutuhan perpustakaan sekolah.

“Selama dua hari, kita melakukan pengolahan seluruh koleksi. Mulai dari entri, penempelan label, barcode dan pembuatan kartu perpustakaan,” kata Zulkfili melalui siaran pers yang diterima redaksi aceHTrend.

Selain itu, di hari terakhir kata Zulkifli pihaknya juga membekali para pengelola perpustakaan serta sebagai bentuk komitmen dan tanggung jawab alumni dan Program Studi Ilmu Perpustakaan akan terus memberikan pendampingan untuk pengembangan perpustakaan ke depan.

Sementara itu, Kepala MAN 3 Pidie Jaya, Abdul Manan, S.Pd melalui Kepala Perpustakaan Darmawati, S.Ag mengatakan, perpustakaan merupakan jantung sebuah sekolah yang menjadi sumber belajar dan referensi bagi siswa dalam proses belajar mengajar. Karena itu, sudah sepatutnya dibutuhkan terobosan dengan melakukan otomasi perpustakaan guna meningkatkan layanan serta kemudahan dalam temu kembali informasi.

Menurutnya, walaupun belum maksimal, namun setidaknya terobosan ini bisa membantu temu kembali informasi serta kemudahan akses buku yang menjadi rujukan setiap siswa dalam proses belajar mengajar

Ia juga menjelaskan ke depannya untuk mencari koleksi buku tidak perlu lagi datang ke rak, cukup dengan search di OPAC semua sudah diarahkan oleh sistem.

“Saat ini, perpustakaan MAN 3 Pidie Jaya memiliki lebih kurang 10.000 koleksi buku yang harus dilakukan pengolahan mulai dari entri, penempelan label dan barcode untuk mendukung proses belajar mengajar. Alhamdulillah kehadiran relawan ALC  sangat membantu untuk proses integrasi dari manual ke otomasi,” kata Darmawati.

Kehadiran para relawan Aceh Library Consultant (ALC) dipimpin langsung oleh Plt. Direktur ALC, Arkin, S.IP, Manager Operasional, Wandi Syahputra, S.IP, Zulfiqri, S.IP, Muhammad Zulkifli, S.IP, Muhammad Iqbal, Mastura, S.IP dan sejumlah relawan lainnya.[]

Editor : Ihan Nurdin